Gunakan Hak Konsititusional, BEFA-NATAN Ajukan Gugatan Pilkada Papua Pegunungan Ke MK

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Pasangan Calon Gubernur Papua Pegunungan, Befa Yigibalom dan Nathan Pahabol, mengajak para pendukung dan simpatisan untuk menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada. “Apapun hasilnya, yang disampaikan oleh MK harus kita hormati,” ujar Befa Yigibalom di Jayapura, Sabtu (21/12/2024).

Befa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Papua Pegunungan yang telah memilih mereka sebagai gubernur dan wakil gubernur. Namun, pada akhirnya, pasangan nomor urut 1 memperoleh suara lebih banyak daripada mereka. “Kami sampaikan selamat kepada Paslon nomor urut 1 yang sudah memperoleh suara lebih banyak dari kami, Paslon nomor 2,” lanjut Befa.

Menanggapi berbagai pertanyaan dari pendukung dan simpatisan di media sosial, Befa menjelaskan bahwa mereka telah menerima hasil dengan baik. Namun, mereka tetap menggunakan hak konstitusional mereka dengan mengajukan gugatan ke MK. “Pengaduan ke MK sudah kami daftar empat hari lalu, sehingga sudah dipastikan akan ada dalam pembahasan di MK,” terangnya.

Befa mengajak seluruh pendukung dan pencinta Befa-Natan untuk menerima apapun putusan MK. “Usaha manusia sudah kami lakukan, baik sejak perjuangan itu sampai pada tingkat MK. Apapun yang MK putuskan, mari kita syukuri. Jika MK memutuskan untuk tidak bisa karena tidak memenuhi aturan, saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk menerima apapun putusan MK,” imbuhnya.

“Mari kita bersama-sama menghormati apapun keputusan MK dan tetap kita kawal. Jika MK tidak menerima gugatan kami, mari kita sama-sama sukseskan pembangunan di Papua Pegunungan,” tegas Befa.

Pada kesempatan itu, Befa juga memberikan apresiasi kepada tim, pendukung, dan simpatisan masyarakat Papua Pegunungan yang telah memilih mereka. “Terima kasih sudah menunjukkan sikap yang baik, tanpa kekerasan, intimidasi, pencurian suara, atau penggelembungan suara. Ini harus kita tunjukkan, bahkan jika MK tidak menerima pengaduan kami,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Nathan Pahabol, juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada semua masyarakat Papua Pegunungan yang telah memberikan dukungan. “Kami menghormati pasangan nomor urut 1 sebagai saudara kami. Namun, kami sesalkan ada penyelenggara di Tolikara yang tidak melaksanakan Pemilu dengan baik,” tegasnya.

Nathan menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan gugatan di MK untuk menunjukkan pendidikan politik yang baik dan benar kepada masyarakat. “Apapun yang diputuskan oleh MK, kami akan terima. Kami mencoba ke MK dalam rangka mengajar masyarakat kita supaya politik yang sopan santun, jujur, adil, dan benar,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru