Daerah

Gubernur Papua Resmi Buka Konferensi Ke-V Gereja Baptis Papua

Jayapura, 18 Juni 2026 – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri yang diwakili Pj Sekda Papua Christian Sohilait  secara resmi membuka Konferensi Ke-V Gereja Baptis Papua Wilayah Jayapura, Keerom, dan Yahukimo di Jayapura. Acara yang berlangsung penuh khidmat ini menjadi wadah penting bagi gereja untuk melakukan evaluasi pelayanan, menyusun program kerja, memperkuat persekutuan, serta menetapkan arah kepemimpinan gereja ke depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesempatan berkumpul dalam keadaan sehat. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, pelayan Tuhan, serta jemaat Gereja Baptis Papua yang telah bekerja keras mempersiapkan konferensi tersebut.

“Konferensi ini bukan sekadar forum rutin, tetapi momentum strategis untuk memperkuat kesatuan tubuh Kristus dalam melaksanakan Amanat Agung. Gereja harus hadir sebagai pembawa damai, pemersatu, dan pemberi harapan bagi masyarakat Papua,” tegas Fakhiri.

Gereja sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Sohilait menekankan bahwa gereja memiliki peran vital, bukan hanya dalam membangun kehidupan rohani umat, tetapi juga dalam membentuk karakter, moral, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat Papua. Ia menambahkan, gereja harus mampu menjawab kebutuhan umat secara kontekstual dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sejalan dengan visi pembangunan Papua Cerah – Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni – Gubernur Fakhiri mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk gereja, untuk bersatu mendukung transformasi Papua. Menurutnya, pelayanan gereja yang kuat dan bersatu akan mempercepat terwujudnya Papua yang damai, saling menghormati, dan penuh kasih.

Rekonsiliasi dan PersaudaraanS

Sohilait juga menekankan pentingnya semangat rekonsiliasi, persaudaraan, dan kesatuan. Gereja diharapkan menjadi teladan dalam membangun perdamaian di tengah dinamika sosial Papua. Kehadiran gereja yang membawa pesan kasih, pengampunan, dan persaudaraan dinilai sangat dibutuhkan untuk memperkuat harmoni sosial serta menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua.

Sekda berharap konferensi ini menghasilkan keputusan bijaksana, program kerja visioner, serta kepemimpinan yang mampu membawa Gereja Baptis Papua semakin maju, mandiri, dan berdampak bagi masyarakat.

Dengan penuh keyakinan, Gubernur Fakhiri akhirnya menyatakan Konferensi Ke-V Gereja Baptis Papua resmi dibuka. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momen ini sebagai langkah bersama membangun Tanah Papua yang diberkati, damai, dan penuh harapan.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

WAMENA — Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian penonton dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem…

8 jam ago

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

WAMENA — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa, membuka Festival Budaya…

8 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

WAMENA, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem…

8 jam ago

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

MAKASSAR – Lima dokter muda asal Kabupaten Nduga resmi diserahkan kepada manajemen Rumah Sakit Universitas…

9 jam ago

Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua

Jayapura, 7 Agustus 2026 — Aroma kopi khas Papua menyeruak di Halaman Kantor Gubernur Papua.…

15 jam ago

Membangun Kembali Harapan Ekonomi Kampung: Revitalisasi BUMKam Misyani Sebagai Penggerak Potensi Lokal di Kampung Tobati

Oleh: Eithel Caroline Infandi S,E, Elisabet Kareth, Agnes Monika Heatubun, Avensia Halitopo, Catur Yusuf Septio,…

15 jam ago