Gubernur Papua: Pergantian Tahun Dirayakan Sederhana, Jangan Berpesta Ria

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri usai  doa lintas agama dan apel pengamanan lepas tahun, Rabu 31 Desember 2025. (Foto: Syaiful)

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri usai doa lintas agama dan apel pengamanan lepas tahun, Rabu 31 Desember 2025. (Foto: Syaiful)

JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Matius D. Fakhiri mengimbau seluruh masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun 2026 secara sederhana dan tidak berpesta ria.

Perayaan sederhana ini, kata Fakhiri, sebagai bentuk empati dan simpati kepada masyarakat yang sedang tertimpa bencana di sejumlah wilayah, baik Sumatera Utara, Aceh maupun provinsi lainnya.

“Pergantian tahun dirayakan sederhana, jangan berpesta-pesta berlebihan, karena cuacanya juga tidak mendukung. Lakukan kegiatan seminimal mungkin, jangan hura-hura,” imbau Gubernur Fakhiri usai menggelar doa lintas agama untuk korban bencana di sejumlah daerah, Rabu 31 Desember 2025.

Gubernur Fakhiri juga mengajak masyarakat untuk mengisi pergantian tahun dengan doa bersama keluarga. “Untuk masyarakat yang beragama Kristen silahkan ke gereja, pulang ke rumah jam 12 malam kumpul dengan keluarga,” pesannya.

Doa Bersama untuk Korban Bencana

Tokoh agama mewakili Islam, Kristen, Hindu dan Budha saat memanjatkan doa bersama untuk korban bencana di halaman Kantor Gubernur Papua, Rabu 31 Desember 2025. (Foto: Syaiful)

Pemerintah Papua, tegas Fakhiri, tidak melakukan kegiatan lepas tahun. Penegasan ini menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri kepada jajaran pemerintah daerah.

“Saya juga sudah berpesan kepada para bupati dan wali kota untuk melakukan hal yang sama, jadi pergantian tahun ini dilakukan dengan kegiatan yang sederhana,” tegasnya.

Gubernur Fakhiri mengaku sudah mengeluarkan surat edaran untuk melarang tempat-tempat hiburan. Ia berharap aparat keamanan bersama Satuan Polisi Pamong Praja melakukan pengawasan lebih lanjut.

Berdasarkan pantauan PotretPapua.com, doa lintas agama yang digelar di halaman Kantor Gubernur Papua pada 31 Desember 2025, berlangsung khidmat. Doa bersama dipanjatkan para tokoh agama yang mewakili Islam, Kristen, Hindu serta Budha.

Doa lintas agama dihadiri Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin serta pejabat tinggi TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Nduga Sambut Kapolres Nduga yang Baru, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Keamanan
Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan
Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34
Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia
Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis
Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua
Membangun Kembali Harapan Ekonomi Kampung: Revitalisasi BUMKam Misyani Sebagai Penggerak Potensi Lokal di Kampung Tobati
Pemkab Nduga Kirim Dokter ke Makassar, Siapkan Generasi Spesialis Asli Papua

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:47 WIT

Pemkab Nduga Sambut Kapolres Nduga yang Baru, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Keamanan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:52 WIT

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:41 WIT

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIT

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:48 WIT

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

Berita Terbaru