Wamena, 30 Maret 2026-Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, didampingi Bupati Jayawijaya Athenius Murib, secara resmi meresmikan Gedung Tongkonan Wamena pada 30 Maret 2026. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol penggunaan gedung secara resmi.
Kegiatan diawali dengan doa syukur yang dihadiri oleh warga Ikatan Keluarga Toraja (IKT) dari seluruh wilayah Papua Pegunungan, termasuk perwakilan dari delapan kabupaten. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan, Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ketua MRP Papua Pegunungan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain ibadah syukur, acara juga dimeriahkan dengan panggung hiburan yang menghadirkan penyanyi asal Toraja serta penampilan dari warga IKT setempat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekretariat IKT Kabupaten Jayawijaya. Prosesi ini dilakukan oleh Bupati Jayawijaya Athenius Murib, Ketua MRP Papua Pegunungan Agus Nikilik Hubi, Ketua IKT Jayawijaya Yohanes Tuku, serta perwakilan hamba Tuhan Pdt. M. Lutur, dan disaksikan langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan.
Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menyampaikan apresiasi kepada para tokoh dan masyarakat Toraja yang telah mengabdi di Tanah Papua sejak tahun 1960-an. Ia menilai kontribusi mereka telah memberikan dampak besar bagi pembangunan daerah.
“Puji Tuhan, orang-orang yang datang sejak tahun 60-an telah menanam benih yang baik di tanah ini. Hasilnya hari ini kita rasakan bersama,” ujar John Tabo.
Ia menegaskan bahwa Gedung Tongkonan tidak hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga memiliki nilai adat dan budaya yang kuat sebagai simbol identitas dan kebersamaan.
“Tongkonan ini bukan hanya gedung yang megah, tetapi di dalamnya ada nilai adat dan budaya. Di sinilah akan lahir pemimpin-pemimpin yang menjadi contoh bagi daerah ini,” katanya.
Gubernur juga menekankan bahwa masyarakat Toraja yang lahir dan besar di Wamena memiliki hak yang sama sebagai bagian dari masyarakat Papua Pegunungan.
“Kalian lahir di sini, besar di sini, maka kalian adalah bagian dari tanah ini. Tidak ada yang bisa mengatakan kalian pendatang,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan serta menjadi teladan bagi komunitas lainnya. “Ikatan Keluarga Toraja harus menjadi contoh yang baik. Kita harus menjadi berkat, menjadi terang dan garam bagi sesama,” lanjutnya.
Menurutnya, pembangunan Papua Pegunungan harus bertumpu pada sinergi antara adat, agama, dan pemerintah. “Dasar pembangunan kita adalah tiga tungku, yaitu adat, agama, dan pemerintah. Tongkonan ini adalah bagian dari kekuatan adat yang kita miliki,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Jayawijaya Athenius Murib dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gedung Tongkonan memiliki nilai sejarah panjang bagi masyarakat Toraja di daerah tersebut.
“Gedung ini sudah direncanakan sejak lama, bahkan sejak tahun 1970-an, dan mulai dibangun pada 1990-an. Namun baru hari ini bisa diresmikan secara resmi setelah melalui berbagai proses,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Tongkonan tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Toraja, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat lintas suku di Jayawijaya.
“Tongkonan ini bukan hanya milik IKT, tetapi juga menjadi tempat kebersamaan bagi seluruh masyarakat. Di sini bisa digunakan untuk kegiatan sosial, budaya, bahkan pemerintahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan lanjutan fasilitas di kawasan Tongkonan, termasuk sekretariat IKT.
“Kami memberikan bantuan awal berupa 100 sak semen sebagai bentuk dukungan agar pembangunan sekretariat bisa segera terwujud,” tambahnya.
Dengan diresmikannya Gedung Tongkonan Wamena, diharapkan keberadaannya dapat menjadi simbol persatuan, mempererat hubungan antar ma
Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…
Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…
Wamena, 15 April 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan mengikuti kegiatan Halalbihalal…
WAMENA, 14 April 2026 – Polemik mengenai anggaran operasional Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua…
WAMENA – Suasana penuh khidmat menyelimuti ruang sidang DPRK Lanny Jaya pada Selasa, 14 April…
TIOM – Suasana khidmat menyelimuti Gedung DPRK Lanny Jaya di Tiom, Selasa (14/04/2026). Dewan Perwakilan…