Gubernur Fakhiri Buka-bukaan soal Sawit di Papua: Cabut Izin Fokus Peremajaan

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Matius Derek Fakhiri buka-bukaan soal sawit di Papua. (Foto: Kolase PotretPapua)

Gubernur Matius Derek Fakhiri buka-bukaan soal sawit di Papua. (Foto: Kolase PotretPapua)

JAYAPURA – Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri menunjukkan sikap tegas soal perkebunan kelapa sawit yang ada di wilayah pemerintahannya. Sikap ini untuk meluruskan isu yang menyebut adanya perintah Presiden untuk membuka lahan sawit di Tanah Papua.

“Tidak ada perintah Presiden (Prabowo) membuka sawit di Papua. Yang disampaikan Presiden saat pengarahan adalah contoh energi terbarukan, seperti singkong dan jagung, termasuk menyebut sawit sebagai contoh—bukan perintah kepada gubernur atau bupati untuk membuka kebun sawit,” kata Fakhiri, Rabu 31 Desember 2025.

Pemerintah Provinsi Papua telah mencabut tiga izin perkebunan sawit di wilayahnya. Pencabutan izin dilakukan karena pihak perusahaan tidak memenuhi kewajiban, termasuk kewajiban pembayaran dan realisasi usaha.

“Tiga izin yang dicabut merupakan perusahaan dengan izin sawit yang telah melakukan pembukaan lahan namun lalai menjalankan kewajiban. Saya perintahkan kepala dinas untuk segera mencabut izinnya. Lahan itu tidak ditanami sawit, tapi dialihkan ke kakao,” tegasnya.

Fakhiri juga menyatakan telah mengantongi dukungan program dari Menteri Pertanian RI untuk pengembangan Kakao. Sementara perkebunan sawit yang lama tidak dikelola akan dilakukan peremajaan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Papua tidak akan menerbitkan izin sawit baru karena pembukaan lahan baru berisiko merusak struktur tanah. Sementara bagi perusahaan sawit yang sudah berizin, Pemprov Papua mewajibkan pembangunan pabrik di Papua.

“Jadi harus ada pabrik di Papua, bukan hanya mengirim CPO (minyak kelapa sawit mentah) keluar daerah. Tujuannya menciptakan nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Fakhiri.

Penulis : Syaiful

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

PGRI Kota Jayapura Serahkan Bantuan Seragam, Sembako, dan Uang Tunai kepada Enam Guru Korban Kebakaran di Mandala Dok V Bawah
Bapperida Puncak Jaya Raih Juara II Tingkat Provinsi Papua Tengah dalam Evaluasi DTSEN, Stunting, dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem
Meriahkan HUT ke‑4, TP PKK Mamberamo Tengah Gelar Jalan Sehat Bersama ASN, TNI‑POLRI, Pelajar, dan Masyarakat
Komnas HAM Fasilitasi Kepulangan 18 Warga Imsun, Akhiri Bertahun-Tahun Hidup dalam Pengungsian Akibat Konflik Bersenjata di Aifat Selatan
Wakil Bupati Mus Kogoya Buka Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Pelaku Usaha
Dari Pakta Integritas hingga Pesan Kebersamaan, Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kota Jayapura Jadi Momentum Memperkuat Peran Guru di Lima Distrik
Polres Deiyai Bersama Brimob BKO Wujudkan Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Bersih-Bersih Pasar, Lapangan, dan Rumah Ibadah di Waghete
Sekda Mamberamo Tengah Tegaskan Pancasila Jadi Pedoman ASN dalam Melayani Masyarakat dan Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:46 WIT

PGRI Kota Jayapura Serahkan Bantuan Seragam, Sembako, dan Uang Tunai kepada Enam Guru Korban Kebakaran di Mandala Dok V Bawah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:35 WIT

Bapperida Puncak Jaya Raih Juara II Tingkat Provinsi Papua Tengah dalam Evaluasi DTSEN, Stunting, dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:03 WIT

Meriahkan HUT ke‑4, TP PKK Mamberamo Tengah Gelar Jalan Sehat Bersama ASN, TNI‑POLRI, Pelajar, dan Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35 WIT

Komnas HAM Fasilitasi Kepulangan 18 Warga Imsun, Akhiri Bertahun-Tahun Hidup dalam Pengungsian Akibat Konflik Bersenjata di Aifat Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Wakil Bupati Mus Kogoya Buka Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Pelaku Usaha

Berita Terbaru