Daerah

Gedung Dinas Pendidikan Dipakai DPRP, Jayawijaya Minta Kepastian Aset

Wamena, 28 Januari 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya secara resmi mendatangi Kantor DPRP Papua Pegunungan untuk mempertanyakan penggunaan gedung yang sebelumnya menjadi Kantor Gubernur, namun kini difungsikan sebagai Kantor DPRP Papua Pegunungan. Pertemuan berlangsung dengan cara elegan dan penuh dialog, dihadiri oleh Wakil Ketua III DPRP Berthus Asso, Wakil Ketua II Terius Yigibalom, serta Ketua Komisi I.

Sejak terbentuknya Provinsi Papua Pegunungan, sebagian besar aset yang digunakan merupakan milik Kabupaten Jayawijaya. Gedung Dinas Pendidikan yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Jayawijaya, kini dipakai DPRP sebagai kantor sementara. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari pihak Dinas Pendidikan, mengingat gedung tersebut sangat dibutuhkan untuk pelayanan publik di sektor pendidikan.

Wakil Ketua III DPRP Papua Pegunungan Berthus Asso menegaskan bahwa dialog yang dilakukan Dinas Pendidikan adalah wajar dan harus direspons dengan baik. Ia menekankan pentingnya mediasi antara DPRP, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar tercapai kesepakatan terkait status gedung tersebut.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRP Papua Pegunungan Terius Yigibalom menambahkan bahwa Dinas Pendidikan telah beberapa kali menyurati Pemerintah Provinsi, namun belum mendapat jawaban. Ia berharap ada kepastian administrasi agar pelayanan DPRP tidak terganggu.

“Penggunaan gedung oleh DPRP merupakan hasil pinjam pakai yang disampaikan Gubernur Papua Pegunungan, hingga kantor DPRP permanen di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Gunung Susu selesai dibangun,” tegas Terus Yigibalom.

Dinas Pendidikan Jayawijaya menilai penggunaan gedung tanpa kepastian status aset berpotensi menghambat pelayanan pendidikan. Mereka menekankan bahwa gedung tersebut adalah fasilitas vital bagi masyarakat Jayawijaya, sehingga perlu ada kejelasan apakah statusnya pinjam pakai atau akan dikembalikan.

DPRP Papua Pegunungan berkomitmen untuk segera melakukan mediasi dengan Gubernur, Sekretaris Daerah, serta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Tujuannya adalah mencari solusi terbaik agar DPRP dapat bekerja dengan tenang, sementara Dinas Pendidikan tetap bisa menjalankan pelayanan publik secara optimal.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat

MULIA, 25 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya mendukung pengaktifan kembali pelayanan Rumah Sakit…

9 jam ago

Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024

MULIA, 24 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar rapat pengecekan dan peninjauan keaktifan…

10 jam ago

Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung

JAYAPURA-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Jayapura menggelar pelantikan akbar Pengurus Pimpinan Distrik, Pimpinan…

10 jam ago

60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani

KEEROM — Kegiatan penguatan ketahanan pangan dan sinergitas program pertanian dilaksanakan di kediaman Ketua Kelompok…

10 jam ago

Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

INTAN JAYA – Kepolisian Resor Intan Jaya bersama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan Kejaksaan Negeri…

18 jam ago

Polres Puncak Jaya Serahkan Bantuan Sembako kepada Tokoh Agama

PUNCAK JAYA – Polres Puncak Jaya menyerahkan bantuan sembako kepada Ketua Klasis GIDI Nalime di…

18 jam ago