Daerah

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Papua Mantapkan Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Jayapura, 23 April 2026 – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal itu disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 yang digelar di Jayapura, Rabu (23/4/2026).

Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F Rumaropen mengatakan forum ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. “Pembangunan tidak dapat berjalan optimal jika hanya dirancang oleh pemerintah semata, melainkan harus melibatkan aspirasi, masukan dan kebutuhan nyata dari masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, RKPD sebagai dokumen tahunan memiliki peran penting dalam menerjemahkan RPJMD ke dalam program dan kegiatan yang terukur, terarah, serta berdampak langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, forum konsultasi publik menjadi ruang kolaborasi untuk memastikan arah pembangunan Papua benar-benar inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Gubernur juga menegaskan, arah kebijakan pembangunan Papua tahun 2027 difokuskan pada integrasi lintas sektor dan penguatan sinergi antarwilayah. Fokus pembangunan meliputi integrasi layanan publik berbasis digital, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi seperti telemedicine, serta pemerataan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

Selain itu, penguatan keamanan dan ketertiban melalui sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan, serta partisipasi masyarakat juga menjadi prioritas. Pengembangan kawasan ekonomi terpadu melalui hilirisasi komoditas unggulan, kemitraan, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal turut menjadi perhatian.

“Papua memiliki tantangan yang tidak ringan, mulai dari kondisi geografis hingga keterbatasan akses layanan dasar. Namun kita juga memiliki kekuatan besar berupa kekayaan sumber daya alam dan keragaman budaya,” katanya.

Oleh karena itu, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif memberikan masukan konstruktif. “Sinergi antar perangkat daerah harus terus diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih program,” tambahnya.

Gubernur berharap forum ini menghasilkan rumusan berkualitas guna mendorong terwujudnya Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses

WAMENA, 23 April 2026 – Jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Tolikara sempat…

2 jam ago

Apel Pagi ASN Papua Pegunungan, Wasuok Siep Ingatkan Pentingnya Konsistensi Kehadiran

WAMENA, 23 April 2026 – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok Demianus…

2 jam ago

Tak Sekadar Lomba! Balap Motor Tempel Satukan Polisi dan Masyarakat di Pantai Nabire

Nabire - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-2 Polda Papua Tengah, digelar kegiatan yang…

3 jam ago

Bupati Aletinus Yigibalom: Musrenbang Jadi Fondasi RKPD 2027 Kabupaten Lanny Jaya yang Tepat Sasaran

TIOM, 23 April 2026 – Aula Kantor Bupati Lanny Jaya menjadi saksi penting terselenggaranya Musyawarah…

6 jam ago

Wabup FGT Turlap Ke Kantor Distrik Tiom Neri, Tekankan Pentingnya Pelayanan Pada Masyarakat

LANNY JAYA, Kamis 23 April 2026 – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni ST,…

6 jam ago

Dampingi Wapres Gibran Ke Tanah Papua, Wamendagri Ribka Beberkan Progres Signifikan Pembangunan DOB

YAHUKIMO - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran…

10 jam ago