JAYAPURA – Fenomena judi togel yang marak di Kota Jayapura kini menjadi perhatian serius masyarakat. Meski ilegal, praktik ini seolah mendapat angin segar karena terus beroperasi di berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga.
Kebiasaan ini mulai menimbulkan keresahan, seperti yang dirasakan oleh Tinus (nama samaran), seorang buruh bangunan di Kotaraja. Ia mengeluhkan kecanduan istrinya terhadap togel, yang memperberat beban ekonomi keluarga di tengah ketidakpastian pendapatan.
“Pendapatan saya tidak menentu, kadang ada, kadang tidak. Tapi istri tetap saja memasang togel setiap hari dengan uang belanja, membuat hidup kami kian berat,” keluh Tinus dengan nada putus asa.
Di sudut lain kota, Martina (nama samaran) yang tinggal di Kali Hanyaan, Jayapura Selatan, juga mengungkapkan kesulitan serupa. Sebagai ibu rumah tangga, ia merasa terjebak dalam lingkaran masalah akibat kebiasaan suaminya yang gemar memasang togel, meski tak memiliki pekerjaan tetap.
“Judi ini tidak membawa manfaat. Jika kalah, uang kami habis. Kalau menang, suami malah mabuk-mabukan di bar,” ungkap Martina dengan raut wajah sedih.
Situasi ini memicu konflik berkepanjangan, hingga suaminya sering tidak pulang selama 2-3 hari. Fenomena ini jelas menunjukkan perlunya penanganan serius dari aparat terkait untuk mengatasi dampak sosial yang ditimbulkan oleh perjudian togel di Jayapura.
DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…
PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…
NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…
WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…
Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…
WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…