DPRK Yapen Serahkan Bantuan Payung untuk Penjual Makanan di Pelabuhan

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERUI – Di Pelabuhan Domine Izak Samuel Kijne Serui, di tengah riuh kapal datang dan pergi, tersimpan kisah perjuangan sunyi mama-mama Papua. Setiap hari mereka menggelar dagangan sederhana: papeda, ketupat, nasi bambu, kue, pisang goreng, pinang, hingga air minum. Dari lapak kecil itu, lahir cita-cita besar: menyekolahkan anak-anak hingga mengenakan toga wisuda dan meraih pekerjaan layak.

Pelabuhan bukanlah tempat ramah. Terik matahari membakar, hujan mengguyur tanpa ampun, dan angin laut membawa dingin. Namun semua itu tak pernah menghentikan langkah mama-mama penjual makanan ini. Rupiah demi rupiah ditabung, lapar ditahan, lelah dikubur, demi masa depan anak-anak mereka.

Beberapa di antara mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang. Anak-anak mama-mama pelabuhan kini berdiri tegak sebagai sarjana, bahkan ada yang menjadi polisi dan tentara. Semua berawal dari doa, air mata, dan kerja keras tangan yang keriput.

Perhatian Wakil Rakyat

Perjuangan itu akhirnya sampai ke telinga Wakil Ketua II DPRK Yapen, Djorge Logianto. Politisi muda Partai Golkar ini mendengarkan langsung keluhan mama-mama penjual makanan dan asongan di pelabuhan Serui.

Sebagai bentuk kepedulian, ia menyerahkan payung jualan kepada kelompok mama-mama Awareng. Payung itu bukan sekadar pelindung dari panas dan hujan, melainkan simbol perhatian, pengakuan, dan harapan bahwa perjuangan mereka tidak dilupakan.

Dengan mata berkaca-kaca, Mama Lenora Aronggear menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih banyak DPR. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang setiap hari berjualan di pelabuhan,” ujarnya lirih.

Harapan Tak Pernah Padam

Mama-mama berharap perhatian seperti ini tidak berhenti di sini. Mereka ingin pemerintah lebih melihat keberadaan penjual makanan dan asongan di pelabuhan Serui, terutama mama-mama Orang Asli Papua yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga.

Djorge Logianto menegaskan apresiasinya atas perjuangan mama-mama. “Saya terharu dan membilang banyak terimakasih. Anak-anak banyak yang berhasil jadi Polisi, Tentara, dan lain sebagainya. Ini kontribusi sumber daya manusia Yapen untuk membangun kabupaten tercinta,” katanya.

Ia juga berjanji akan menyampaikan aspirasi mama-mama kepada pemerintah daerah sesuai kewenangan yang ada.

Kisah mama-mama pelabuhan Serui adalah cermin keteguhan hidup. Dari lapak sederhana lahir sarjana, dari tangan kasar tumbuh masa depan, dan dari hati yang tak pernah menyerah, Papua terus melangkah.

Di tengah hiruk-pikuk pelabuhan, mereka mengajarkan satu pesan moral yang kuat: selama ada kerja keras, doa, dan ketulusan, tidak ada perjuangan yang sia-sia.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Rapat Koordinasi Kamtibmas di Wamena, Kapolda Papua Tegaskan Perlunya Evaluasi Bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Hadapi Ancaman Keamanan
Tim Olmek Nawa Serukan Netralitas Pemerintah dan SC-OC dalam Rapimpurda Hingga Musda KNPI Yahukimo
Satgas Damai Cartenz Amankan NB, Diduga Pasukan KKB Batalyon Yamue di Dekai Yahukimo
Ketua TP-PKK Nduga Ny. Replina K. Beon Pimpin Pertemuan Rutin Bulanan, Tegaskan Konsistensi Jalankan 10 Program Pokok PKK untuk Kesejahteraan Keluarga
Kapolres Jayawijaya Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Miras, Wanita Muda Ditangkap di Hom-Hom
Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua
Dari Gotong Royong, Harapan Keamanan Warga Paronggo Mulai Dibangun
Ribka Haluk Klarifikasi Isu OAP: Jangan Terpengaruh Informasi Keliru

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:27 WIT

Rapat Koordinasi Kamtibmas di Wamena, Kapolda Papua Tegaskan Perlunya Evaluasi Bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Hadapi Ancaman Keamanan

Rabu, 23 September 2026 - 16:57 WIT

Tim Olmek Nawa Serukan Netralitas Pemerintah dan SC-OC dalam Rapimpurda Hingga Musda KNPI Yahukimo

Rabu, 23 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan NB, Diduga Pasukan KKB Batalyon Yamue di Dekai Yahukimo

Rabu, 23 September 2026 - 15:52 WIT

Ketua TP-PKK Nduga Ny. Replina K. Beon Pimpin Pertemuan Rutin Bulanan, Tegaskan Konsistensi Jalankan 10 Program Pokok PKK untuk Kesejahteraan Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 15:32 WIT

Kapolres Jayawijaya Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Miras, Wanita Muda Ditangkap di Hom-Hom

Berita Terbaru