Daerah

DPR Papua Pegunungan: Kejurda Tinju Jadi Momentum Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi

WAMENA, 1 Agustus 2026 – Ketua DPR Provinsi Papua Pegunungan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Papua Pegunungan, Yos Elopere, menilai Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Piala Gubernur Papua Pegunungan Cup I menjadi momentum penting untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit petinju berbakat dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan.

Menurut Yos, masyarakat Papua Pegunungan memiliki potensi besar di cabang olahraga tinju. Dengan kemampuan fisik yang dimiliki, generasi muda di wilayah pegunungan diyakini mampu berkembang menjadi atlet berprestasi apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.

“Ini adalah langkah awal sejak Provinsi Papua Pegunungan terbentuk. Kami ingin mengarahkan generasi muda agar memiliki wadah untuk mengembangkan bakatnya melalui olahraga tinju,” ujarnya di sela-sela pelaksanaan Kejurda Tinju Amatir Piala Gubernur Papua Pegunungan Cup I di Wamena, Sabtu (1/8).

Ia mengatakan masih banyak anak-anak muda yang memiliki bakat, minat, dan kemauan untuk menjadi petinju, namun selama ini belum memperoleh ruang dan pembinaan yang memadai. Karena itu, Pertina Papua Pegunungan berkomitmen membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menekuni olahraga tinju.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk bergabung bersama Pertina. Bagi yang memiliki minat dan bakat, mari datang berlatih. Pengurus siap membimbing dan membina agar kelak lahir petinju-petinju profesional dari daerah ini,” katanya.

Yos mengakui Papua Pegunungan selama ini telah melahirkan sejumlah petinju yang berprestasi. Namun, regenerasi atlet perlu terus dilakukan agar prestasi tersebut tidak terputus.

“Kami berharap melalui kejuaraan ini akan muncul generasi baru yang mampu mengikuti jejak para seniornya, bahkan meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Ia menambahkan, Kejurda Tinju Amatir juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda olahraga yang lebih besar, termasuk Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Oleh sebab itu, setiap cabang olahraga, termasuk tinju, harus mulai mempersiapkan atlet sejak dini melalui kompetisi yang berjenjang.

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Pertina akan terus melakukan pembinaan agar Papua Pegunungan memiliki petinju-petinju yang mampu bersaing di ajang Pra PON, PON, hingga tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Jika dipadukan dengan berita sebelumnya, artikel ini dapat menjadi liputan utama mengenai pembukaan Kejurda Tinju Amatir Piala Gubernur Papua Pegunungan Cup I dengan sudut pandang panitia dan dukungan DPR/PERTINA.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Antusiasme Tinggi, Kejurda Tinju Amatir Pertama Papua Pegunungan Catat 200 Peserta

WAMENA, 1 Agustus 2026 – Persiapan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Provinsi Papua Pegunungan…

4 jam ago

Restorative Justice: Pelapor dan Terlapor Kasus Curanmor Sepakat Damai

MIMIKA – Polres Mimika memfasilitasi penyelesaian perkara dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melalui mekanisme restorative…

5 jam ago

Polisi Ingatkan Warga Papua Tengah: Jangan Percaya Hoaks Aksi 3 Agustus

NABIRE – Polda Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan…

5 jam ago

Dukungan Penuh Gubernur Papua Pegunungan untuk Seminar dan Ret-Ret GIDI Wilayah Yamo

Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kegiatan kerohanian dan pemberdayaan…

9 jam ago

Polda Papua Tengah Siaga Hadapi Karhutla dan Bencana Alam

NABIRE – Polda Papua Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta…

1 hari ago

Dogiyai Tegas! Polisi Sita Senpi Rakitan dan 120 Botol Miras

Dogiyai -Peredaran minuman keras dan kepemilikan senjata ilegal masih menjadi ancaman serius terhadap keamanan di…

1 hari ago