DP3AKB Mambra Gelar Dapur Sehat Atasi Stunting

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamberamo Raya-Dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan pemenuhan gizi keluarga, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Mamberamo Raya menggelar kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di beberapa titik lokasi seperti Kasonaweja, Burmeso, Trimuris, Gesha, dan Poiwai.

Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Mamberamo Raya Dorce Muabuay, S.Pd, dalam releasenya yang diterima Media ini rabu (18/6) mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional percepatan penurunan stunting yang terintegrasi dalam aksi konvergensi lintas sektor.

Program DASHAT mengedepankan pemanfaatan sumber daya lokal dan pemberdayaan masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta keluarga berisiko stunting.

” Program DASHAT ini bukan hanya sekedar kegiatan memasak, tetapi juga edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat bagi anak-anak. Stunting tidak hanya soal tinggi badan, tapi juga perkembangan otak dan kualitas hidup anak ke depan. Melalui DASHAT, kami ingin mengedukasi para orang tua untuk memanfaatkan bahan pangan lokal yang bergizi demi mencegah dan menangani stunting,” ujar Dorce Muabuay

Kegiatan DASHAT ini diisi dengan pelatihan memasak menu sehat dan bergizi seimbang berbasis pangan lokal, penyuluhan gizi oleh tenaga kesehatan, serta pembagian makanan tambahan kepada anak-anak dan ibu hamil berisiko stunting.

Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak seperti BKKBN, Dinas Kesehatan, para tokoh masyarakat, dan aparat kampung. Kolaborasi ini menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan adanya kegiatan DASHAT, diharapkan masyarakat Mamberamo Raya semakin sadar akan pentingnya gizi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan mampu menerapkan pola makan sehat di lingkungan keluarga masing-masing.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Kempetensi Bidang Mebeler Bagi Pencari Kerja
Delapan Guru Agama di Nduga Lulus PPG, Bukti Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIT

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:04 WIT

Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati

Berita Terbaru