KENYAM, 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindakop) bersama Asisten III Sekda Nduga Vestus Wompere, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah OPD terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perdagangan di Distrik Kenyam. Sidak ini difokuskan pada pemantauan harga, ketersediaan stok, serta kelayakan barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) yang dijual kepada masyarakat.
Kepala Disperindakop dan UKM Kabupaten Nduga, Erias Gwijangge, S.IP, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat mendapatkan barang yang layak konsumsi. “Kami menemukan masih ada makanan yang dijual untuk anak-anak, khususnya di Kenyam, yang tidak layak dikonsumsi. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan generasi muda kita,” ujarnya dengan tegas.
Dalam sidak tersebut, tim menyusuri pasar dan toko di sepanjang jalan utama Kenyam. Pemerintah memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha agar tidak menjual barang kadaluarsa, rusak, atau tidak layak konsumsi. Erias menekankan bahwa pedagang memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. “Kami berharap para pelaku usaha tertib dan tidak menjual barang yang dapat merusak kesehatan anak-anak di Nduga,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Nduga, Makla Gwijangge, menegaskan bahwa pemerintah hadir langsung di lapangan untuk memastikan barang yang dijual sesuai ketentuan. Ia menyoroti praktik sebagian pedagang yang menaikkan harga secara sepihak tanpa alasan jelas. “Kami ingin memastikan harga tetap stabil, stok barang tersedia, dan kualitas barang terjamin. Pedagang tidak boleh seenaknya menaikkan harga atau menjual barang yang tidak layak,” katanya.
Makla juga menekankan pentingnya kesadaran pedagang dalam mengikuti arahan pemerintah. Ia mengingatkan bahwa barang-barang yang tidak layak jual, apalagi yang ditujukan untuk anak-anak, harus segera ditarik dari peredaran. “Kami sudah menyampaikan langsung kepada pedagang agar tidak menjual barang yang dapat merugikan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Ini adalah komitmen bersama demi masa depan Nduga yang sehat,” tegasnya.
Kegiatan sidak ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah Kabupaten Nduga serius menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi, dan kualitas barang konsumsi masyarakat. Lebih dari itu, sidak ini juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesehatan generasi muda, dengan memastikan mereka tidak terpapar makanan berbahaya.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap tercipta kesadaran kolektif di kalangan pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas hidup di Nduga. Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pemantauan rutin agar pasar tetap sehat, harga terkendali, dan masyarakat terlindungi dari barang-barang berbahaya.
NDUGA – Jajaran Polres Nduga terus memperkuat kesiapan mental dan rohani personel sebagai bagian dari…
Nabire - Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri T.A. dan Sekolah…
Puncak – Kebutuhan obat-obatan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah. Untuk…
WAMENA — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama jajaran TNI-Polri dan pemerintah kabupaten memperkuat koordinasi untuk…
JAYAPURA-Ketua DPD Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Provinsi Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengukuhkan…
WAMENA, 23 September 2026 — Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A., menerima…