Dinas Pendidikan Nduga Gelar UKK Guru 2026, Dorong Profesionalisme ASN

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenyam, Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional (UKK JF) Guru Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai guru di Kabupaten Nduga.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kenyam tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nduga, Otomi Gwijangge, S.Hut., M.PWK, serta diikuti oleh para guru ASN dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kabupaten Nduga.

Dalam sambutannya, Otomi Gwijangge, S.Hut., M.PWK menegaskan bahwa pelaksanaan UKK Jabatan Fungsional Guru merupakan kewajiban bagi setiap Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan fungsional guru. Uji kompetensi ini menjadi syarat utama dalam proses kenaikan jenjang jabatan sekaligus berkaitan langsung dengan pengembangan karier seorang guru.

“Pegawai Negeri Sipil yang menduduki Jabatan Fungsional Guru wajib mengikuti Uji Kompetensi. Guru yang dinyatakan lulus dan memiliki sertifikat kelulusan itulah yang berhak mengusulkan kenaikan jenjang jabatan atau pangkatnya. Hal ini sangat berkaitan dengan pengembangan karier sebagai seorang guru,” ujar Otomi.

Ia menjelaskan, peserta UKK JF Guru di Kabupaten Nduga sebenarnya berjumlah sekitar 60 orang. Namun, pada pelaksanaan tahun ini peserta yang mengikuti ujian masih relatif sedikit. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh mekanisme pelaksanaan yang menggunakan sistem daring (online), sehingga membutuhkan kesiapan administrasi maupun sarana pendukung.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan UKK Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Nduga baru memasuki tahun kedua sejak diterapkan secara daring. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

“Program UKK Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Nduga baru berjalan dua kali karena menggunakan sistem online. Ke depan kami berharap semakin banyak guru yang dapat mengikuti uji kompetensi ini sehingga semakin banyak pula guru yang memenuhi persyaratan untuk mengembangkan kariernya,” tambahnya.

Pelaksanaan UKK JF Guru merupakan implementasi kebijakan pemerintah dalam mendukung sistem merit bagi Aparatur Sipil Negara. Setiap guru yang akan naik ke jenjang jabatan fungsional diwajibkan memenuhi standar kompetensi melalui proses verifikasi administrasi, penilaian kompetensi, serta evaluasi kinerja yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Selain menjadi persyaratan kenaikan jenjang jabatan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Nduga. Guru diharapkan mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih efektif dalam membentuk karakter, meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, serta mencetak generasi muda Nduga yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan uji kompetensi dengan antusias sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tenaga pendidik. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan tekad untuk terus memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Nduga.

Melalui penyelenggaraan UKK JF Guru Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Nduga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan melalui berbagai program pengembangan kompetensi tenaga pendidik, guna mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nduga.

 

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya
40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga
Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar
Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:09 WIT

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:42 WIT

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Berita Terbaru

betcio   jojobet   jojobet   jojobet   jojobet