Daerah

Dikki Barus Hilang, PKSA Papua Berharap Kepolisian Terus Melakukan Pencarian

JAYAPURA – Perkumpulan Karo Sada Arih (PKSA) Provinsi Papua mendesak aparat kepolisian untuk terus melakukan pencarian terhadap Dikki Barus, seorang sopir muda yang diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (16/3/2026). Hingga kini, keberadaan Dikki belum diketahui.

PKSA Provinsi Papua bersama Perpulungen Karo-Karo ras Anak Beruna Jayapura dan PBB Kota Jayapura melakukan komunikasi intensif bersama Kepolisian dalam rangka mendapatkan informasi mengenai hilangnya Dikki Barus dan upaya-upaya yang dilakukan dalam pencarian

Sekretaris PKSA Papua, A. Buendi Ginting, bersama jajaran pengurus menyampaikan harapan agar pencarian dilakukan secara maksimal. “Kami berharap kepolisian terus melakukan pencarian terhadap salah satu warga kami, Dikki Barus, yang hilang beberapa waktu lalu di perbatasan Puncak Jaya dan Tolikara,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Ketua Pemuda Batak Bersatu Kota Jayapura, Daniel Tarigan, yang menekankan pentingnya peran masyarakat. “Kami berharap Dikki segera ditemukan. Jika ada warga yang mengetahui keberadaannya, mohon segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” katanya. Ia juga mengapresiasi langkah-langkah kepolisian yang sudah dilakukan dalam upaya pencarian.

Kronologi Singkat Kejadian

  • Sekitar pukul 13.30 WIT, sebuah mobil Triton berpenumpang empat orang bergerak dari Distrik Kanggime menuju Puncak Jaya.
  • Pukul 14.45 WIT, kendaraan dihadang OTK sebelum memasuki Distrik Nume. Sopir ditembak, kendaraan melarikan diri ke arah Nume.
  • Pukul 15.10 WIT, rombongan sempat melapor kepada pemilik kios di depan Pos Nume bahwa sopir mereka ditembak, lalu melanjutkan perjalanan ke Distrik Ilu.
  • Identitas penumpang: Yohannes Marbun (sopir), Mion Tabuni, Dikki Barus, dan Roy Panjaitan.
  • Hingga laporan terakhir, Dikki Barus belum ditemukan.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat Batak perantauan di Papua. Solidaritas ditunjukkan dengan doa bersama dan dukungan moral bagi keluarga korban. PKSA dan Pemuda Batak Bersatu menegaskan komitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Serahkan 15 Milyar Untuk Pembangunan Gereja, Bupati Yoas Beon: Jadi Fondasi Masyarakat Beriman dan Sejahtera di Nduga

KENYAM, 1–2 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, kembali menegaskan komitmennya dalam…

7 jam ago

Bupati Wilem Wandik Tinjau RSUD Tolikara, Dorong Peningkatan Status ke Tipe C

Karubaga, 2 Juni 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali…

8 jam ago

Bupati Wilem Wandik Launching Kantor TP PKK Tolikara dan Posyandu Karubaga

Karubaga, 2 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun…

9 jam ago

Kejurda Atletik Papua 2026 Siap Digelar, Piala Gubernur Jadi Perebutan

JAYAPURA, 2 Juni 2026 – Panitia Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Papua Tahun 2026 yang memperebutkan…

10 jam ago

TP PKK Kabupaten Tolikara Peringati HKG PKK ke-54, Perkuat Semangat Pengabdian Menuju Keluarga Sejahtera dan Indonesia Emas 2045

Karubaga, 2 Juni 2026* – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tolikara menggelar peringatan Hari Kesatuan…

11 jam ago