Debit Sungai Meluap, Pemukiman dan Perkebunan Warga Tiga Distrik di Lanny Jaya Terendam

- Penulis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIOM —Dilaporkan pada Senin pagi, 7 April 2025, di beberapa tempat di Kabupaten Lanny Jaya diguncang bencana banjir dan longsor akibat curah hujan sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Tiga distrik utama—Kuyawage, Wamoperak, dan Goa—menjadi titik paling parah terdampak, dengan ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan akses jalan terputus.

Kepala BPBD Kabupaten Lanny Jaya Perius Wenda S.Pd yang berhasil di konfimasi menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda pemukiman warga ini diakibatkan hujan deras sehingga memicu debit sungai naik dan akhirnya mengenai pertanian dan pemukiman warga di tiga distrik di Kabupaten Lanny Jaya.

“Bancana terjadi akibat tingginya curah hujan sehingga debit air disungai naik dan mengenai perkebunan warga dan juga tempat tinggal warga,”tegasnya.

Dari hasil data yang diperoleh oleh BPBD Kabupaten Lanny Jaya yang terkena dampak meliputi:

Distrik Kuyawage

Enam kampung dilaporkan terdampak, termasuk Kampung Tumbur (67 KK), Kampung Kuyawage (27 KK), dan Kampung Tigenite-Yoyomobse (75 KK). Total lebih dari 296 KK di distrik ini harus menghadapi dampak langsung bencana.

Distrik Wamoperak

Lima kampung mengalami kerusakan, dengan Kampung Timine dan Kampung Mume masing-masing mencatat 57 KK terdampak. Secara keseluruhan, 221 KK di distrik ini dilaporkan terdampak.

Distrik Goa

Tujuh kampung dilanda banjir dan longsor, termasuk Kampung Kimi (9 KK + 1 orang), Kampung Guslonik (17 KK), dan Kampung Balinmere (16 KK). Total 97 KK serta satu korban individu tercatat dalam laporan resmi.

“Bencana terjadi sekitar pukul 07.00 WIT. Hujan deras menyebabkan debit sungai meningkat tajam, memicu banjir dan longsor yang melanda pemukiman warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lanny Jaya melalui PUSDALOPS-PB. Kami telah melaporkan pimpinan dan upaya upaya penanganan akan segera kami lakukan,”tegasnya.

Selain itu Ia juga berharap ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan pemerintah Pusat yakni kementerian terkait dan juga BNPB RI dalam membantu kebutuhan warga dan juga mengembalikan kondisi perkebunan dan juga pemukiman warga.

Selain itu salah satu warga, Maria berharap ada bantuan dan juga upaya – upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, provinsi dan juga pemerintah pusat dalam membantu perkebunan danjuga tempat tinggal mereka.

“Banjir air meluap dari kali dan kena pemukiman dan merendam perkebunan kami sehingga kami gagal panen dan kebun rusak. Kami harap ada bantuan dari pemerintah,”Pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Polres Deiyai Gelar Baksos Bhayangkara, Wujud Nyata Kepedulian Polri
DWP Tolikara Ikuti Rakerda Papua Pegunungan, Perkuat Peran Perempuan ASN
Hadiah Ultah ke-51, Bupati Yuni Wonda Apresiasi Penghargaan BPJS Kesehatan untuk Pemda Puncak Jaya
Polda Papua Tengah Gelar Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80
Ny. Premina K. Wenda: Seminar Jadi Penguatan Peran Dharma Wanita di Lanny Jaya
Kapolres Cup 2026: Pemda Puncak Jaya Tumbangkan Samapta dengan Skor 2-0
Sisilia W. Siep Ajak DWP Se-Papua Pegunungan Hadirkan Program Berdampak Nyata
Ziarah & Tabur Bunga, Polri Papua Tengah Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIT

Polres Deiyai Gelar Baksos Bhayangkara, Wujud Nyata Kepedulian Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:39 WIT

DWP Tolikara Ikuti Rakerda Papua Pegunungan, Perkuat Peran Perempuan ASN

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:54 WIT

Hadiah Ultah ke-51, Bupati Yuni Wonda Apresiasi Penghargaan BPJS Kesehatan untuk Pemda Puncak Jaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:19 WIT

Polda Papua Tengah Gelar Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:44 WIT

Ny. Premina K. Wenda: Seminar Jadi Penguatan Peran Dharma Wanita di Lanny Jaya

Berita Terbaru