Daerah

Bupati Aletinus Yigibalom Turun Langsung ke Kampung, Salurkan Bantuan Keagamaan untuk Gereja Baptis Bahtra Dugume dan Gumbanalo II di Tengah Efisiensi Anggaran

TIOM –8 Oktober 2026- Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd., bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan keagamaan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Gereja Baptis Bahtra Dugume dan Gereja Baptis Gumbanalo II.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dalam memastikan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah tetap berjalan, sekaligus menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Bupati Aletinus mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada gereja-gereja yang dibangun masyarakat secara swadaya.

“Puji Tuhan, hari ini kita kembali menyalurkan langsung bantuan dana keagamaan. Kemarin ada tujuh gereja dan hari ini dua gereja lagi. Meskipun berada di daerah yang cukup jauh, hal itu tidak menyurutkan niat kami untuk melayani masyarakat dan memastikan bantuan ini tepat sasaran serta dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Aletinus.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memiliki komitmen untuk membantu penyelesaian pembangunan gereja yang telah lebih dahulu dikerjakan secara mandiri oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, apabila pembangunan gereja telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen melalui swadaya masyarakat, pemerintah daerah akan berupaya membantu menyelesaikan kekurangannya.

“Setiap gereja yang dibangun masyarakat secara swadaya, kalau sudah 70 sampai 80 persen dikerjakan masyarakat, maka sisanya pemerintah daerah akan membantu untuk menyelesaikannya,” katanya.

Tetap Peduli di Tengah Efisiensi Anggaran

Aletinus mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini masih menghadapi kondisi efisiensi anggaran. Namun, situasi tersebut tidak membuat pemerintah menutup mata terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dukungan bagi pembangunan rumah ibadah.

“Memang sampai saat ini masih ada efisiensi anggaran, tetapi kami pemerintah daerah tidak tutup mata. Kami tetap berusaha memberikan bantuan kepada masyarakat. Mungkin nilainya tidak banyak, tetapi kami berharap dapat dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pihak gereja dan masyarakat yang mampu membangun rumah ibadah melalui semangat gotong royong dan swadaya.

Menurutnya, pola pembangunan secara mandiri tersebut perlu terus dipertahankan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam membangun daerah.

Namun, Bupati mengingatkan agar pembangunan gereja baru dilakukan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan jumlah jemaat, bukan karena adanya perpecahan di tengah masyarakat.

“Pembangunan gereja baru harus berdasarkan perkembangan jemaat yang semakin banyak, bukan karena perpecahan. Ini yang harus kita perhatikan bersama,” tegasnya.

Hujan dan Jarak Bukan Halangan

Dalam kunjungan tersebut, kondisi cuaca dan jarak yang cukup jauh tidak menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat.

Aletinus menegaskan bahwa turun langsung ke kampung-kampung merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah sekaligus sejalan dengan visi pembangunan Lanny Jaya.

“Walaupun hujan dan jaraknya jauh, bagi kami sebagai kepala daerah itu bukan halangan. Ini adalah tanggung jawab kami. Sesuai visi dan misi, kita membangun dari kampung ke kota,” katanya.

Dorong Warga Kembangkan Pertanian dan Kopi

Selain menyerahkan bantuan keagamaan, Bupati Aletinus juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan. Ia secara khusus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini belum produktif untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian dan perkebunan kopi.

Menurutnya, kopi memiliki prospek ekonomi yang besar dan dapat menjadi salah satu investasi jangka panjang bagi masyarakat Lanny Jaya.

“Mari kita terus membuka lahan-lahan tidur yang ada, baik untuk pertanian maupun perkebunan kopi. Kopi memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan merupakan investasi jangka panjang,” kata Aletinus.

Ia menambahkan, kopi Lanny Jaya telah dikenal hingga pasar yang lebih luas, sehingga potensi tersebut perlu dikembangkan secara serius oleh masyarakat maupun pemerintah.

Bupati berharap masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi mulai memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengelolaan sumber daya yang dimiliki.

“Potensi kopi Lanny Jaya sudah dikenal luas. Karena itu, mari kita kembangkan bersama sehingga ke depan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan menjadi investasi untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Pemprov dan DPR Papua Pegunungan Harus Segera Lantik 11 Anggota DPRP Jalur Otsus yang Sudah Ditetapkan SK Mendagri

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta dengan tegas Pemerintah Provinsi Papua…

4 jam ago

Terius Wakur Soroti Kehadiran Pasukan Non-Organik di Kawasan Kebun Warga Tolikara, DPR Minta Penjelasan Mandat dan Dasar Hukumnya

WAMENA — Anggota DPR Papua Pegunungan meminta pimpinan TNI-Polri segera mengklarifikasi sekaligus menindaklanjuti laporan mengenai…

4 jam ago

Panitia A Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Pemeriksaan Fisik Tanah di Honelama 2, Pastikan Validitas Data dan Kepastian Hukum Sebelum Sertifikasi

WAMENA – Tim Panitia Pemeriksaan Tanah A (Panitia A) Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya kembali melaksanakan…

5 jam ago

Sinergi BPN Jayawijaya dan Pemprov Papua Pegunungan, Rakor Pengamanan Aset Daerah Bahas Langkah Konkret serta Dukungan Teknis Data Foto Udara

JAYAWIJAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Langkah-Langkah Konkret Tim Pengadaan…

7 jam ago

Wakapolda Gustav Urbinas Tegaskan Operasi Pekat Noken 2026 Bukan Sekadar Penindakan, Tapi Juga Pencegahan dan Edukasi untuk Wujudkan Rasa Aman di Nabire

NABIRE – Polda Papua Tengah akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Noken 2026 selama 12…

7 jam ago

Semarak HKGB ke-74 di Papua Tengah: Bhayangkari Gelar Lomba Membaca SKEP dan Video Kreatif untuk Tingkatkan Kemampuan serta Percaya Diri Anggota

NABIRE – Semarak peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di Papua Tengah…

9 jam ago