Papua

Brimob Kompi 4 Batalyon B Wamena Perketat Pengamanan di Titik Rawan di Wamena

Wamena, 15 Mei 2026 — Polres Jayawijaya bersama Brimob Kompi 4 Batalyon B Wamena terus melakukan upaya pencegahan, pengamanan, dan monitoring guna meredam konflik horizontal atau perang suku yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (15/5/2026).

Konflik yang melibatkan kelompok masyarakat Suku Hubla (Kurima) dan Suku Lanny (Tiom) bermula dari aksi pemalangan jalan oleh kelompok masyarakat Lanny Jaya pada 12 Juni 2024. Aksi tersebut merupakan buntut dari kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 17 Mei 2024 di Megapura, Distrik Asolokobal.

Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antara kelompok masyarakat Lanny Jaya dengan masyarakat gabungan dari wilayah Kurima, Asotipo, dan Asolokobal yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Permasalahan tersebut sempat diselesaikan melalui musyawarah adat dengan kesepakatan pembayaran denda adat sebesar Rp2 miliar serta 30 ekor babi. Namun, saat pembayaran dilakukan pada 6 Mei 2026, pihak Lanny Jaya menilai pembayaran yang diberikan tidak sesuai dengan hasil kesepakatan sehingga memicu ketidakpuasan.

Situasi kemudian kembali memanas dan berujung pada aksi penyerangan yang dilakukan melalui Jembatan Gantung Wouma atau Kali Uwe. Akibat banyaknya massa yang melintas, jembatan tersebut roboh karena kelebihan beban dan menimbulkan korban jiwa. Insiden itu semakin memicu kemarahan kelompok masyarakat hingga terjadi aksi penyerangan lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Pada Jumat (15/5/2026), bentrokan kembali terjadi di beberapa titik di Kabupaten Jayawijaya, di antaranya sekitar Jalan Diponegoro Wamena dan Pasar Wouma. Konflik tersebut mengakibatkan adanya korban meninggal dunia maupun korban luka berat.

Selain korban jiwa, sejumlah rumah dan honai milik warga yang berada di sekitar area Kali Uwe Wouma dilaporkan terbakar. Hingga kini, jumlah kerugian material masih belum dapat dipastikan karena situasi keamanan di lokasi yang masih berkembang.

Tak hanya itu, konflik serupa juga terjadi antara kelompok masyarakat Suku Dani (Wamena) dan Suku Lanny (Tiom) di wilayah Muai, Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya. Bentrokan tersebut mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka ringan.

Berdasarkan data sementara, total korban akibat konflik yang terjadi di beberapa lokasi mencapai 21 orang, terdiri dari 2 korban meninggal dunia, 4 korban luka berat, dan 15 korban luka ringan.

Sementara itu, ratusan warga memilih mengungsi ke Mako Polres Jayawijaya untuk mencari perlindungan. Berdasarkan update data terakhir pada 15 Mei 2026 hingga pukul 00.25 WIT, jumlah pengungsi yang berada di Mako Polres Jayawijaya tercatat sebanyak 609 orang.

Aparat keamanan dari Polres Jayawijaya dan Brimob masih terus disiagakan di sejumlah titik guna menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah meluasnya konflik antar kelompok masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Ketahanan Pangan vs Hak Ulayat: Dilema Proyek Merauke dalam Sorotan Film

Oleh: Drs. Victor Pekpekai, M.Si-Ketua Aliansi Papua Maju. (Jayapura, 20 Mei 2026). Belakangan publik ramai…

3 jam ago

Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob

Mimika – Suasana haru menyelimuti kunjungan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini ke Batalyon…

4 jam ago

Suasana Hangat, Ketua Bhayangkari Papua Tengah Disambut Antusias Anak TK Mimika

Mimika – Ketua Bhayangkari Daerah Papua Tengah Ny. Dhamayanti Rontini bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen…

17 jam ago

Perempuan Papua Pegunungan Bergerak: DWP Bantu Pengungsi Korban Konflik Sosial

WAMENA, 19 Mei 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan bahan…

17 jam ago

Papua Pegunungan dan Kemendagri Siapkan Perdasi dan Perdasus Penanganan Konflik Adat

WAMENA, 19 Mei 2026 — Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, melakukan rapat koordinasi bersama Wakil…

18 jam ago

Sosialisasi Dana Desa di Mulia: Pemerintah Puncak Jaya Dorong Tata Kelola Kampung Lebih Baik dan Profesional

Mulia, 19 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung…

23 jam ago