Mulia, Sabtu (9/5) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak Jaya melaksanakan Seleksi Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan nasional untuk mendata kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar. Seleksi berlangsung di Aula Sasana Kawona dan dihadiri oleh ratusan calon petugas SE2026 dari berbagai distrik di Kabupaten Puncak Jaya.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Staf Ahli Bupati Puncak Jaya Bidang Kemasyarakatan dan SDM Istinus Kogoya, S.Pd didampingi oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Puncak Jaya, Sumarni Salam, S.Si dan dihadiri oleh ratusan calon petugas SE 2026.
Dalam sambutannya, Istinus Kogoya menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap pelaksanaan seleksi calon petugas SE2026. Ia menekankan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang sangat penting untuk memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar.
Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi akan sangat bergantung pada kualitas petugas yang direkrut. “Kami berharap masyarakat di Papua Tengah, khususnya generasi muda, dapat berpartisipasi aktif dalam seleksi ini. Petugas sensus adalah ujung tombak yang akan mengumpulkan data akurat, sehingga hasilnya benar-benar bisa menjadi dasar kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala BPS Kabupaten Puncak Jaya, Sumarni Salam, menegaskan bahwa pihaknya memiliki standar khusus dalam memilih calon petugas SE2026. Ia menyampaikan bahwa kemampuan dasar seperti menulis, menghitung matematika sederhana, serta bekerja sama dalam tim menjadi syarat penting bagi calon petugas.
“Kami punya standar dalam memilih petugas. Kami berharap bapak ibu bisa memiliki kemampuan dasar baik itu menulis, menghitung matematika dasar, dan bekerja sama dalam tim. Karena nantinya kami akan bagi dalam bentuk tim dan dibagi dalam bentuk wilayah,” jelasnya.
Beliau juga menekankan bahwa seleksi ini bukanlah seleksi untuk menjadi PNS atau CPNS, melainkan khusus untuk petugas sensus ekonomi. “Kami melakukan rekrutmen petugas sensus ekonomi sebagai calon petugas SE. Kami berharap melalui rekrutmen ini kami bisa mendapatkan petugas terbaik bagi wilayah Kabupaten Puncak Jaya,” tambahnya.
Kepala BPS memberikan dorongan khusus kepada generasi muda Papua agar ikut serta dalam seleksi ini. “Bagi pemuda-pemudi Papua yang berpotensi, yang mempunyai kemampuan dan kompetensi dasar, bisa menjadi petugas kami dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab ke depan untuk melakukan pendataan dari rumah ke rumah terkait kegiatan sensus ekonomi,” tegasnya.
Dengan kehadiran ratusan calon petugas yang mengikuti seleksi, BPS Kabupaten Puncak Jaya optimis dapat merekrut tenaga yang profesional, jujur, dan berdedikasi. Pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan SE2026 agar berjalan lancar dan menghasilkan data akurat yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi di Papua Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.
Kadinkes Provinsi dan Walikota Berikan Apresiasi JAYAPURA — Di tengah duka dan keterbatasan yang masih…
JAYAPURA-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura Periode 2026-2031 secara…
KUYAWAGE, 4 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan…
DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…
PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…
NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…