Bawaslu Keerom: ASN Harus Netral dan Tidak Terlibat Politik Praktis

- Penulis

Senin, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSO-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Keerom terus melakukan upaya agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Netral dalam Pemilu. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa ASN tidak terlibat dalam politik praktis.

Beberapa himbauan telah disampaikan kepada OPD-OPD dan seluruh Distrik yang ada di Kabupaten Keerom agar ASN tetap netral dalam menyikapi tahapan Pemilu yang sedang berlangsung.

ASN di Kabupaten Keerom diharapkan untuk menghindari keterlibatan dalam politik praktis, terutama melalui media sosial.

Komisioner Bawaslu Keerom, Cakmiati S.Pd, mengatakan bahwa ASN di Kabupaten Keerom terpantau ada oknum ASN tidak netral dalam menggunakan media sosial. Oleh karena itu, pihaknya memberikan himbauan agar ASN tidak terlibat dalam politik praktis dan memahami UU No 5 Tahun 2014, yang mengatur tentang netralitas ASN dalam berpolitik.

Dalam UU No 7 Tahun 2017, jelas disebutkan bahwa netralitas ASN dalam berpolitik praktis dilarang. Oleh karena itu, ASN harus memahami benar-benar aturan yang berlaku dan menahan diri agar tidak terjun ke dalam politik praktis.

Untuk mencegah keterlibatan ASN dalam politik praktis, Bawaslu Keerom akan terus mengeluarkan himbauan-himbauan kepada seluruh OPD dan distrik yang ada. Jika nantinya terdapat ASN yang terlibat dalam politik praktis, pihak Bawaslu Keerom akan melaporkan hal tersebut kepada Pembina Kepegawaian dan ASN tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ASN di Kabupaten Keerom agar tetap netral dalam Pemilu yakni Hindari keterlibatan dalam politik praktis, terutama melalui media sosial, Jangan memberikan dukungan pada calon secara terbuka, baik melalui media sosial maupun dalam bentuk lainnya

“Tidak mengikuti atau menghadiri kampanye apalagi dengan menggunakan atribut ASN atau partai politik, Tidak memberikan komentar atau like pada postingan kampanye,”Ungkap Komisioner Bawaslu Keerom Cakmiati S.Pd yang didampingi komisioner lainnya Yaser A Runggai Musi dan Yustinus Asso.

Pihaknya juga meminta ASN untuj memahami benar-benar aturan-aturan yang berlaku dan menahan diri agar tidak terjun ke dalam politik praktis

“Ada postingan ataupun yang beredar di sosmed yang memberikan dukungan padahal pencalonan belum ada itu kami langsung memberikan teguran bersipat himbauan, ASN juga harus tahan jari dalam bersosia media dan memahami dirinya itu ASN yang harus Netral”tutupnya.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan ASN di Kabupaten Keerom dapat tetap netral dalam Pemilu dan memastikan bahwa tahapan Pemilu berlangsung dengan adil dan transparan.(gin)

Penulis : Ginting

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Dukungan Penuh Gubernur Papua Pegunungan untuk Seminar dan Ret-Ret GIDI Wilayah Yamo
Polda Papua Tengah Siaga Hadapi Karhutla dan Bencana Alam
Dogiyai Tegas! Polisi Sita Senpi Rakitan dan 120 Botol Miras
Sekolah Krepkuri Resmi Dibuka, Pendidikan di Batas Batu Bangkit
Legalitas dan Pemasaran Digital Jadi Bekal Wirausaha Muda di Mulia
Bangun Ekonomi Daerah, Pemkab Puncak Jaya Latih Wirausaha Pemula
Kapolda Papua Tengah Sambangi Mahasiswa Puncak Jaya di Nabire, Bawa Bantuan Sembako dan Alat Olahraga
Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja di Papua Pegunungan Bahas Tenaga PPPK

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:45 WIT

Dukungan Penuh Gubernur Papua Pegunungan untuk Seminar dan Ret-Ret GIDI Wilayah Yamo

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:10 WIT

Polda Papua Tengah Siaga Hadapi Karhutla dan Bencana Alam

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:57 WIT

Dogiyai Tegas! Polisi Sita Senpi Rakitan dan 120 Botol Miras

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:40 WIT

Sekolah Krepkuri Resmi Dibuka, Pendidikan di Batas Batu Bangkit

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:40 WIT

Legalitas dan Pemasaran Digital Jadi Bekal Wirausaha Muda di Mulia

Berita Terbaru