Banser Kawal Ibadah Malam Kudus Natal di Serui, Wujud Toleransi Antarumat Beragama

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serui — Ibadah Malam Kudus Natal Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota yang digelar pada Rabu (24/12/2025) malam di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan yang dikawal oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Kepulauan Yapen. Pengamanan ini menjadi wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

Ibadah Malam Kudus yang memperingati kelahiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat dunia itu diikuti jemaat dengan tertib dan penuh penghayatan. Jemaat menaikkan pujian dan penyembahan sebagai ungkapan syukur, sembari merenungkan penyertaan anugerah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain Banser, pengamanan kegiatan ibadah juga didukung oleh unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sinergi lintas unsur tersebut memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga kebebasan beribadah.

Rangkaian ibadah diisi dengan pujian serta kesaksian anggota jemaat secara per keluarga. Kesaksian tersebut menjadi ungkapan syukur atas perlindungan Tuhan dalam kehidupan rumah tangga jemaat, baik dalam suka maupun duka.

Natal tahun ini, Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota mengusung tema “Kekuatan dalam Kristus” (Filipi 4:13). Tema ini menegaskan bahwa kekuatan sejati orang percaya bersumber dari Kristus dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Roi Palunga, dengan dasar firman dari Kitab Lukas 2:8–14. Dalam khotbahnya, jemaat diajak merenungkan makna damai sejahtera Natal sebagaimana tertulis dalam Lukas 2:14, bahwa damai sejahtera yang turun ke bumi adalah anugerah Allah bagi manusia yang berkenan kepada-Nya.

Disampaikan pula bahwa damai sejahtera tersebut perlu dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, agar tidak tergerus oleh pengaruh sosial dan berbagai tantangan kehidupan, sebagaimana peringatan firman Tuhan dalam Yohanes 10:10.

Ibadah Malam Kudus kemudian dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus, di mana jemaat menerima sakramen sebagai dasar iman dalam menjalani kehidupan sebagai pengikut Kristus.

Kehadiran Banser dalam pengamanan ibadah Natal ini mendapat apresiasi dari jemaat. Pengawalan lintas iman tersebut dinilai tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat pesan Natal tentang damai sejahtera, persaudaraan, dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.

Berita Terkait

Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda
Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional
Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria
30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu
62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya
ATR/BPN Sosialisasi Layanan Baru, Nusron Tekankan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:45 WIT

Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIT

Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIT

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:51 WIT

Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya

Selasa, 8 September 2026 - 15:01 WIT

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria

Berita Terbaru