AVC Beach Volleyball Tour 2026 Resmi Dibuka di Raja Ampat

- Penulis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAJA AMPAT, Ajang internasional AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat Open 2026 resmi digelar di Pantai Waisai Torang Cinta pada 6–9 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi promosi olahraga sekaligus pariwisata di kawasan timur Indonesia, khususnya Raja Ampat yang dikenal sebagai destinasi kelas dunia.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu yang didampingi oleh Waketum PBVSI Paulus Waterpauw , dan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam dengan penyerahan simbolis bola voli kepada Kepala Wasit AVC, Srinivasan Jayaraman di kawasan Pantai Beba, Kota Waisai Minggu Malam (05-042026). Prosesi tersebut menandai dimulainya rangkaian pertandingan yang akan berlangsung selama empat hari ke depan.

Sebelumnya, kegiatan technical meeting dan gala dinner digelar di kawasan Pantai Beba, Kota Waisai, yang dihadiri para atlet, ofisial, serta delegasi dari berbagai negara. Sebanyak sembilan negara ambil bagian dalam turnamen ini, yakni Australia, Jepang, China, Thailand, Filipina, Kazakhstan, Selandia Baru, Hong Kong, dan Indonesia. Total peserta terdiri dari 19 tim putra dan 20 tim putri.

Saat Ucapan Selamat Datang Oleh Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event internasional ini menjadi peluang besar untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

“Raja Ampat ini sudah mendunia. Karena itu, kita harus menjaga kebersihan lingkungan, keamanan, dan kenyamanan agar wisatawan semakin banyak datang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBVSI, Komjen Pol (Purn)Paulus Waterpauw, mengapresiasi pemerintah daerah atas dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen. Ia menegaskan bahwa voli pantai memiliki nilai strategis karena selalu dipertandingkan dalam berbagai ajang internasional, seperti Asian Games dan SEA Games.

Menurutnya, Indonesia memiliki prestasi yang cukup membanggakan di cabang olahraga ini, termasuk raihan medali emas pada edisi terakhir SEA Games. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PBVSI dapat terus ditingkatkan untuk menghadirkan event berskala lebih besar di masa mendatang.

“Bagi kami, bola volley pasir atau bola volley pantai itu memiliki potensi yang baik, maksud saya memiliki nilai yang sangat tinggi karena dalam berbagai event-event, baik Asian Games, bahkan Piala Dunia, juga SEA Games, bola volley pasir selalu tampil, karena negara-negara yang lain juga melihat kekuatan kami itu cukup handal. Terakhir kemarin di SEA Games, kita memilih membawa pulang emas,” Tuturnya.

Di sisi lain, Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa kepercayaan menjadikan Raja Ampat sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus peluang strategis. Ia berharap ajang ini tidak hanya menjadi yang pertama, tetapi juga pembuka bagi event-event internasional lainnya.

“Event ini bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata Papua Barat Daya. Kami berharap Raja Ampat semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” ungkapnya.

Penyelenggaraan AVC Beach Volleyball Tour di Raja Ampat ini menjadi yang pertama kali digelar di wilayah tersebut, sekaligus menghadirkan atlet-atlet voli pantai dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. Ajang ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia, khususnya Papua Barat Daya, sebagai tuan rumah event olahraga internasional sekaligus destinasi wisata unggulan di mata dunia.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter
Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar
DWP Papua Pegunungan Gelar Rangkaian Program Edukatif dan Sosial pada HUT ke-27, Dorong Lahirnya Perempuan Berkarakter dan Berdaya

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:47 WIT

Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:41 WIT

Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan

Berita Terbaru