Daerah

Apel ASN Papua Pegunungan: Gubernur John Tabo Soroti 25 Pegawai Bolos Tanpa Keterangan, Minta OPD Perketat Pengawasan Kehadiran

WAMENA, 8 Oktober 2026 — Disiplin dan rasa tanggung jawab aparatur menjadi perhatian serius Gubernur Papua Pegunungan John Tabo. Dalam apel pagi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (8/10), John Tabo menyoroti masih adanya ASN yang tidak hadir tanpa keterangan serta meminta seluruh pimpinan OPD memperketat pengawasan terhadap kehadiran dan kinerja pegawai.

Dalam arahannya, Gubernur John Tabo menyebut berdasarkan laporan kehadiran terdapat sekitar 800 ASN yang tercatat hadir. Namun, jumlah tersebut mengalami penurunan lebih dari 100 orang, sementara sekitar 25 ASN dilaporkan tidak hadir tanpa keterangan.

John Tabo meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan kehadiran pegawai tidak hanya terlihat pada saat apel pagi, tetapi juga diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Jangan hanya kita hadir dalam apel saja. Realisasinya harus dilakukan. Orang kerja baru diberi,” tegas John Tabo.

Ia meminta para kepala OPD melakukan pengawasan secara rutin, termasuk menggelar rapat setiap minggu untuk mengevaluasi kehadiran dan kinerja pegawai.

Menurut John Tabo, menjadi seorang ASN bukan hanya soal menerima gaji, tetapi juga menyangkut tanggung jawab terhadap negara dan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa ketika seseorang mendaftar sebagai calon ASN, terdapat komitmen untuk bersedia ditempatkan dan melaksanakan tugas di mana pun dibutuhkan.

“Kalau barang itu kita rasa memiliki, kita punya pekerjaan itu kita anggap penting. Tapi kalau tidak punya rasa memiliki, kita selalu merasa ada beban,” ujarnya.

John Tabo mengajak seluruh ASN untuk membangun rasa memiliki terhadap pekerjaan dan lingkungan organisasi. Ia juga meminta pegawai tidak hanya menunjuk kesalahan orang lain, tetapi terlebih dahulu melakukan introspeksi terhadap diri sendiri.

“Jangan kita tunjuk jari sama orang, tapi tempat jari ini tunjuk kepada diri kita,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengingatkan ASN agar tidak meniru perilaku yang kurang baik dari pimpinan maupun rekan kerja. Sebaliknya, setiap pegawai diminta mengambil teladan dari hal-hal yang baik.

“Ambil yang hikmat, ambil yang benar, ambil yang baik-baik. Yang tidak baik itu menjadi pelajaran berharga,” pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Bupati Aletinus Yigibalom Turun Langsung ke Kampung, Salurkan Bantuan Keagamaan untuk Gereja Baptis Bahtra Dugume dan Gumbanalo II di Tengah Efisiensi Anggaran

TIOM –8 Oktober 2026- Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd., bersama sejumlah organisasi perangkat daerah…

5 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Pemprov dan DPR Papua Pegunungan Harus Segera Lantik 11 Anggota DPRP Jalur Otsus yang Sudah Ditetapkan SK Mendagri

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta dengan tegas Pemerintah Provinsi Papua…

6 jam ago

Terius Wakur Soroti Kehadiran Pasukan Non-Organik di Kawasan Kebun Warga Tolikara, DPR Minta Penjelasan Mandat dan Dasar Hukumnya

WAMENA — Anggota DPR Papua Pegunungan meminta pimpinan TNI-Polri segera mengklarifikasi sekaligus menindaklanjuti laporan mengenai…

7 jam ago

Panitia A Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Pemeriksaan Fisik Tanah di Honelama 2, Pastikan Validitas Data dan Kepastian Hukum Sebelum Sertifikasi

WAMENA – Tim Panitia Pemeriksaan Tanah A (Panitia A) Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya kembali melaksanakan…

7 jam ago

Sinergi BPN Jayawijaya dan Pemprov Papua Pegunungan, Rakor Pengamanan Aset Daerah Bahas Langkah Konkret serta Dukungan Teknis Data Foto Udara

JAYAWIJAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Langkah-Langkah Konkret Tim Pengadaan…

9 jam ago

Wakapolda Gustav Urbinas Tegaskan Operasi Pekat Noken 2026 Bukan Sekadar Penindakan, Tapi Juga Pencegahan dan Edukasi untuk Wujudkan Rasa Aman di Nabire

NABIRE – Polda Papua Tengah akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Noken 2026 selama 12…

9 jam ago