Daerah

Aktivitas Belajar Mengajar Tidak Berjalan, Pemda Jayawijaya Akan Evaluasi Pimpinan SD Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena

WAMENA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, akan segera mengevaluasi kinerja kepala sekolah SD Inpres Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena di Distrik Musatfak. Langkah ini diambil menyusul laporan bahwa selama dua tahun terakhir, aktivitas belajar mengajar di kedua sekolah tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Natalis Mumpu, menyampaikan bahwa sekolah harus aktif, baik dari sisi guru maupun kepala sekolah, untuk memberikan ruang bagi siswa untuk menuntut ilmu.

“Ketika ada laporan bahwa SD Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena tidak berfungsi dengan baik, maka pimpinannya akan dievaluasi. Karena jika pemimpin sekolah baik, maka bawahannya juga akan menjalankan tugas dengan baik,” ungkap Natalis pada Senin, 20 Januari 2025

Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Jayawijaya yang memperhatikan ketidaknormalan aktivitas di dua sekolah tersebut, menyampaikan aspirasi mereka agar ada perbaikan. Natalis Mumpu menilai langkah ini sebagai bentuk kontrol masyarakat yang baik untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jayawijaya, khususnya di Distrik Musatfak.

Menindaklanjuti kondisi ini, Dinas Pendidikan akan segera mengambil langkah tegas untuk evaluasi agar aktivitas belajar mengajar di dua sekolah tersebut dapat berjalan normal kembali.

“Evaluasi akan dilakukan segera, supaya aktivitas belajar-mengajar di dua sekolah itu berjalan normal dan anak-anak SD serta SMK bisa kembali menimba ilmu dengan baik,” ujarnya.

Natalis juga menambahkan bahwa dalam setiap pertemuan atau evaluasi bersama kepala-kepala sekolah seluruh tingkatan di Kabupaten Jayawijaya, selalu diingatkan untuk berada di tempat. “Kalian dibayar untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak negeri ini atau generasi penerus daerah ini. Tidak ada alasan untuk tidak mengajar atau menutup sekolah,” tegasnya.

Sebagai bentuk keprihatinan, Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Jayawijaya juga menggelar unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, menuntut perhatian serius terhadap SD Inpres Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena untuk meningkatkan sumber daya manusia di daerah tersebut.

 

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menerima penghargaan dalam ajang Mandaya Awards pada kategori Pemerintahan Kabupaten Terbaik…

7 jam ago

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

MULIA, 27 Oktober 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara…

10 jam ago

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…

11 jam ago

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pencegahan dan penyelidikan tindak…

11 jam ago

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

WAMENA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya mengimbau siswa-siswi SMKS YAPESLI Wamena untuk…

14 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

NABIRE – Polda Papua Tengah menggelar Operasi Patuh Noken 2026 selama 14 hari, mulai 26…

17 jam ago