Aktivitas Belajar Mengajar Tidak Berjalan, Pemda Jayawijaya Akan Evaluasi Pimpinan SD Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena

- Penulis

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, akan segera mengevaluasi kinerja kepala sekolah SD Inpres Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena di Distrik Musatfak. Langkah ini diambil menyusul laporan bahwa selama dua tahun terakhir, aktivitas belajar mengajar di kedua sekolah tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Natalis Mumpu, menyampaikan bahwa sekolah harus aktif, baik dari sisi guru maupun kepala sekolah, untuk memberikan ruang bagi siswa untuk menuntut ilmu.

“Ketika ada laporan bahwa SD Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena tidak berfungsi dengan baik, maka pimpinannya akan dievaluasi. Karena jika pemimpin sekolah baik, maka bawahannya juga akan menjalankan tugas dengan baik,” ungkap Natalis pada Senin, 20 Januari 2025

Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Jayawijaya yang memperhatikan ketidaknormalan aktivitas di dua sekolah tersebut, menyampaikan aspirasi mereka agar ada perbaikan. Natalis Mumpu menilai langkah ini sebagai bentuk kontrol masyarakat yang baik untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jayawijaya, khususnya di Distrik Musatfak.

Menindaklanjuti kondisi ini, Dinas Pendidikan akan segera mengambil langkah tegas untuk evaluasi agar aktivitas belajar mengajar di dua sekolah tersebut dapat berjalan normal kembali.

“Evaluasi akan dilakukan segera, supaya aktivitas belajar-mengajar di dua sekolah itu berjalan normal dan anak-anak SD serta SMK bisa kembali menimba ilmu dengan baik,” ujarnya.

Natalis juga menambahkan bahwa dalam setiap pertemuan atau evaluasi bersama kepala-kepala sekolah seluruh tingkatan di Kabupaten Jayawijaya, selalu diingatkan untuk berada di tempat. “Kalian dibayar untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak negeri ini atau generasi penerus daerah ini. Tidak ada alasan untuk tidak mengajar atau menutup sekolah,” tegasnya.

Sebagai bentuk keprihatinan, Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Jayawijaya juga menggelar unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, menuntut perhatian serius terhadap SD Inpres Elabukama dan SMKN 1 Pariwisata Wamena untuk meningkatkan sumber daya manusia di daerah tersebut.

 

Penulis : Kaleb

Editor : Buendi

Berita Terkait

Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya Berbagi Kasih untuk Jemaat GKII Antiokhia Sugapa
Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026
Kapolda Papua Tengah Tegaskan Pembinaan Usia Dini Fondasi Atlet Hebat Masa Depan
Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara
Ketua PKK Tolikara Ny.Elisabet Wandik Terima Indonesia People’s Choice Awards 2026
11 Pejabat Baru, Papua Pegunungan Mantapkan Reformasi Birokrasi
Bibit Ikan dan Pertanian, Harapan Baru untuk Keluarga Papua Tengah

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:00 WIT

Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:39 WIT

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya Berbagi Kasih untuk Jemaat GKII Antiokhia Sugapa

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:18 WIT

Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:30 WIT

Kapolda Papua Tengah Tegaskan Pembinaan Usia Dini Fondasi Atlet Hebat Masa Depan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:32 WIT

Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara

Berita Terbaru