Polres Jayawijaya Berantas Miras, Warga Diharapkan Dukung Upaya Keamanan

- Penulis

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya, 16 April 2025 – Kepolisian Resor Jayawijaya terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran minuman keras (miras) di wilayahnya guna menekan angka kejahatan yang dipicu oleh pengaruh miras. Wakapolres Jayawijaya, Kompol I Wayan Laba, menjelaskan bahwa sebagian besar tindak kriminal di wilayah tersebut berakar dari konsumsi miras, terutama produksi lokal atau rumahan.

Mayoritas miras yang beredar di Jayawijaya berasal dari produksi lokal, meski beberapa minuman bermerek berhasil diselundupkan dari luar daerah melalui jalur darat yang sulit. Dalam operasi sebelumnya, pihak kepolisian menemukan dan memusnahkan sejumlah besar minuman keras ilegal untuk mengurangi dampak negatifnya di masyarakat.

Dalam upaya penindakan, Polres Jayawijaya bekerja sama dengan Tim Pemberantasan Miras dan Satpol PP untuk menegakkan peraturan daerah. Sejak awal tahun, pihak kepolisian telah menangani delapan kasus produksi miras ilegal yang berhasil memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Polres Jayawijaya menggunakan Pasal 204 KUHP dan Undang-Undang Pangan sebagai dasar hukum untuk menjerat produsen miras ilegal. Sanksi berat diberikan kepada para pelaku demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari kejahatan.

Selain penegakan hukum, Polres Jayawijaya berkomitmen melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak buruk miras. Wakapolres berharap masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam memberantas peredaran minuman keras yang merugikan individu dan memicu tindakan kriminal.

“Kami mengajak masyarakat bekerja sama untuk menjaga lingkungan yang aman. Peredaran miras tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga berisiko besar bagi keamanan bersama,” ujar Kompol I Wayan Laba. Dengan langkah ini, Polres Jayawijaya berkomitmen meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik
PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang
Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara
Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara
Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat
Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo
Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP
Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:37 WIT

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

Kamis, 16 April 2026 - 17:18 WIT

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIT

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Kamis, 16 April 2026 - 16:36 WIT

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Kamis, 16 April 2026 - 06:56 WIT

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru