Polisi Sisir Tiga Lokasi Cari Korban Kekerasan KKB di Yahukimo

- Penulis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas Damai Cartenz melakukan persiapan evakuasi jenazah pendulang emas korban kekerasan KKB di Kabupaten Yahukimo. (Satgas Damai Cartenz)

Personel Satgas Damai Cartenz melakukan persiapan evakuasi jenazah pendulang emas korban kekerasan KKB di Kabupaten Yahukimo. (Satgas Damai Cartenz)

JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz bakal menyisir tiga titik lokasi untuk mencari para korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

“Sementara yang kita identifikasi ada tiga titik, tapi kalau untuk korban-korbannya kita belum tahu. Nanti ketiga lokasi ini akan kita sisir. Mungkin setelah ini kita geser ke pendulangan 99,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Kamis (10/4/2025).

Faizal bilang, saat ini baru 2 jenazah pendulang emas. Jenazah saat ini telah dievakuasi ke Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. “Informasinya ada tiga jenazah, dan kita sudah ketemu dua, karena cuaca kita jemput dulu 2 jenazah,”terangnya.

Satgas Damai Cartenz belum bisa memastikan total korban di Yahukimo. Dimana dalam keterangannya, saksi hanya memperkirakan lokasi kejadian. “Kita belum tahu soal berapanya (korban). Kecuali nanti kalau sudah selesai,” ucapnya.

Sebelumnya, 11 warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi korban pembunuhan.

Peristiwa tersebut terjadi pada 6 hingga 7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum Kabupaten Yahukimo.

Polisi menduga pelaku bagian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban pembunuhan mengalami luka bacok, tembakan, serta luka akibat panah. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

Kapolda Jermias Rontini: Personel Siaga Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan
Kasat Reskrim: Pelaku Pembakaran Hutan Terancam 10 Tahun Penjara
Bimtek dan Sertifikasi PBJ: Lanny Jaya Mantapkan Tata Kelola Pengadaan
Buntut Aksi HIPMA-Lani, Pemkab Lanny Jaya Jelaskan Si-Malaya, Bantuan Pendidikan, Temuan Hingga Beasiswa Adalah Kebijakan
Pertanian Rusak di Tiga Distrik Akibat Hujan Es, Pemda Lanny Jaya Bergerak Cepat Bentuk dan Turunkan Tim Tanggap Darurat
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Apresiasi Paskibraka di Resepsi Kenegaraan
Dogiyai Rayakan HUT RI ke-81 dengan Khidmat dan Semangat Persatuan
Upacara Bendera HUT RI di Nduga Berjalan Khidmat dan Lancar, Bupati Yoas Beon: Kedamaian Harus Terus Diwujudkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26 WIT

Kapolda Jermias Rontini: Personel Siaga Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Kasat Reskrim: Pelaku Pembakaran Hutan Terancam 10 Tahun Penjara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:53 WIT

Bimtek dan Sertifikasi PBJ: Lanny Jaya Mantapkan Tata Kelola Pengadaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:19 WIT

Buntut Aksi HIPMA-Lani, Pemkab Lanny Jaya Jelaskan Si-Malaya, Bantuan Pendidikan, Temuan Hingga Beasiswa Adalah Kebijakan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:57 WIT

Pertanian Rusak di Tiga Distrik Akibat Hujan Es, Pemda Lanny Jaya Bergerak Cepat Bentuk dan Turunkan Tim Tanggap Darurat

Berita Terbaru

mrking   mrking   casibom   casinoper   bahisnow   casibom   betgaranti   betgaranti   slotbar   slotbar   onwin   onwin   rexbet   rexbet   casibom