Bupati Yapen Pastikan Layanan Kesehatan Tanpa Beban Bagi Warga yang Berduka

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERUI – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE., M.Si., mengambil langkah tegas untuk membantu masyarakat di kampung-kampung yang mengalami duka saat berada di RSUD Wainakawini. Ia mengalokasikan dana sebesar 500 juta rupiah untuk memastikan pelayanan di ruang jenazah tidak lagi memberatkan keluarga Orang Asli Papua (OAP).

Bupati menyoroti keluhan masyarakat terkait biaya tak terduga di ruang jenazah, seperti honor petugas memandikan jenazah, formalin, hingga bensin untuk ambulans. “Masyarakat dari kampung-kampung yang datang dengan segala keterbatasannya seharusnya tidak dibebani ongkos tambahan ini. Ini harus dihentikan!” tegas Bupati Benyamin saat Musrembang Distrik Angkaisera di Menawi, Rabu (12/3/2025).

Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan penting seperti peti jenazah, pakaian jenazah, dan layanan ambulans, sehingga keluarga yang sedang berduka tidak perlu lagi menghadapi kesulitan. “Pemerintah akan memastikan jenazah diantar kembali ke keluarga tanpa pungutan. Jika masih ada keluhan seperti ini, lapor ke saya langsung!” ujarnya.

Soroti Penyalahgunaan Ambulans
Bupati juga menyoroti penyalahgunaan ambulans setelah kasus viral di media sosial tentang ambulans Puskesmas Distrik Yawakukat yang masuk parit akibat sopir mabuk. “Ambulans adalah fasilitas pemerintah untuk melayani masyarakat. Saya akan evaluasi dan tegur keras kejadian seperti ini,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa meski kondisi keuangan daerah sedang ketat akibat efisiensi anggaran, pihaknya akan mempertimbangkan pengadaan mobil jenazah untuk Distrik Angkaisera. “Jika mobil jenazah ini tersedia, saya harap masyarakat bisa merawat dan menggunakannya dengan baik untuk pelayanan,” pintanya.

Efisiensi Anggaran untuk Kesejahteraan
Demi efisiensi anggaran, Pemerintah Daerah Kepulauan Yapen telah menyetor 60 miliar rupiah ke negara untuk program Makan Bergizi Gratis. Bupati dan Wakil Bupati juga memutuskan tidak mengadakan mobil dinas dan memangkas perjalanan dinas untuk menekan pengeluaran.

Langkah ini diharapkan dapat membawa pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan di saat-saat sulit.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru