Jakarta- Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia kembali mempercayakan jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan kepada Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP, MPA Penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri pada Rabu, 13 November 2024, di Jakarta.
Velix Vernando Wanggai mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari berbagai elemen di masyarakat Papua Pegunungan selama satu tahun terakhir. “Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan kerjasama dari berbagai simpul-simpul di masyarakat Papua Pegunungan ini atas kerjasama selama 1 tahun terakhir ini,” ujar Velix.
Velix Wanggai menegaskan, masa transisi menjadi daerah otonom baru merupakan tugas yang harus diselesaikan dengan baik. “Pemerintah pusat masih memberikan kepercayaan kepada kami untuk menunaikan tugas-tugas di masa transisi sebagai daerah otonom baru Provinsi Papua Pegunungan ini,” tambahnya.
Selama satu tahun terakhir, Velix Wanggai telah melaksanakan 12 agenda peta jalan atau peta jalan yang harus diselesaikan oleh pemerintah provinsi sebagai daerah otonom baru. Agenda-agenda ini selalu dievaluasi dan direview oleh pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri dan berbagai lintas kementerian.
Selain itu, Velix Wanggai juga menyoroti pentingnya 10 program prioritas yang menjadi anggaran nasional yang dijalankan di Provinsi Papua Pegunungan. “Agenda dua ini akan terus kita lanjutkan ke depan hingga dilantiknya gubernur dan wakil gubernur definitif Provinsi Papua Pegunungan,” jelasnya.
Velix Wanggai juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan rasa percaya dengan berbagai segmen sosial di Pegunungan Papua. “Kehadiran provinsi ini juga harus memberikan rasa percaya bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan publik, pelayanan kemasyarakatan, dan pelayanan pemerintah kepada saudara-saudara di Papua Pegunungan,” katanya.
Dalam beberapa bulan ke depan, ada beberapa agenda penting yang harus diselesaikan, termasuk agenda strategis Pilkada serentak di Papua Pegunungan. “Pilkada serentak ini adalah pemilihan pertama sebagai sebuah provinsi baru, baik untuk gubernur dan wakil gubernur, maupun pemilihan 8 bupati di 8 kabupaten,” ujar Velix.
Velix Wanggai berharap agar semua tahapan Pilkada berjalan dengan baik dan situasi sosial di provinsi tetap aman dan damai. “Penting untuk menjaga situasi kehidupan sosial yang aman dan damai di provinsi ini, sehingga siapa pun yang terpilih di masa depan dapat melaksanakan pembangunan dengan baik,” tambahnya.
Sebagai daerah otonom baru, Provinsi Papua Pegunungan masih harus menyelesaikan 12 agenda penting, termasuk pusat pemerintahan, kelembagaan pemerintahan, pengisian aparatur sipil, perencanaan tata ruang, dan perencanaan pembangunan. “Kami juga harus menyelesaikan konsolidasi DPRD dan MRP, serta menjaga hubungan antara eksekutif dan legislatif,” jelas Velix.
Selain itu, 10 program prioritas yang menjadi anggaran nasional juga harus terus dilanjutkan, termasuk penanganan inflasi, stunting, dan aspek kesehatan lainnya. “Kami berada di masa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto, dan ada beberapa prioritas yang harus kami selesaikan,” ujar Velix.
Velix Wanggai menekankan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang berkualitas dan mendorong sektor pertanian untuk menciptakan lumbung pangan yang menyentuh kehidupan masyarakat. “Kami juga harus memastikan beberapa agenda prioritas Presiden Prabowo di Pegunungan Papua dapat dilaksanakan dengan baik,” tutupnya.
Penulis : Gin
Editor : Buendi
Sumber Berita: TIM MARI-YO















