MARI-YO Kutuk Aksi Teror Yang Ditujukan Pada Kantor Redaksi Jubi

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,- Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mari-yo) mengutuk aksi teror yang ditujukan kepada Kantor Redaksi Jujur Bicara (Jubi) di Jayapura, Papua, pada Rabu (16/10/2024) dini hari.

Diketahui dalam aksi tersebut, Kantor Redaksi Jubi dilempar menggunakan bom molotov dan mengakibatkan dua unit mobil operasional mereka terbakar.
“Kami menyayangkan tindakan semena-mena seperti ini, saya pribadi tidak membenarkan kejadian ini atas alasan apapun dan mengutuk siapapun yang melakukan hal itu,” ujar Matius Fakhiri.

Tetapi ia juga meminta semua pihak untyuk tenang dan bersabar karena ia meyakini kepolisian sudah mengambil langkah-langkah penegakan hukum untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Kita harus beri waktu kepada kepolisian untuk menangani kasus tersebut, saya berharap kasus ini dapat segera terungkap unutuk mengetahui siapa pelaku dan apa motifnya,” tutur Fakhiri.

Fakhiri pun menegaskan bahwa saat ini peran media sangat penting sehingga aksi teror seperti yang diterima Media Jubi dapat membelenggu aspek kebebasan pers yang harus berjalan seobjektif mungkin.

Media dikatakannya harus diberi ruang seluas-luasnya dalam memberitakan segala informasi agar masyarakat dapat menerima informasi seakurat mungkin.
Diketahui sebelumnya, antor redaksi media Jujur Bicara (Jubi) yang terletak di Jalan SPG Taruna Waena, Kota Jayapura, Papua, mendapat aksi teror.
Kantor tersebut dilempari bom molotov pada Rabu (16/10/2024) dini hari, sekitar pukul 03.15 WIT.

Akibatnya, dua mobil operasional Jubi yang diparkir di halaman kantor itu terbakar dan rusak.

“Beruntung ada dua staf Jubi dan warga sekitar sehingga api yang membakar kedua mobil itu dapat dipadamkan dengan segera,” ujar pemimpin redaksi Jubi, Jean Bisai, melalui keterangan tertulis.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: TIM MARI-YO

Berita Terkait

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik
PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang
Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara
Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara
Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat
Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo
Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP
Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:37 WIT

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

Kamis, 16 April 2026 - 17:18 WIT

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIT

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Kamis, 16 April 2026 - 16:36 WIT

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Kamis, 16 April 2026 - 06:56 WIT

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru