Tiga Tahun Bina Perkebunan Kopi di Dokume, Kadis Lingkungan Hidup: Kopi Arabika Mulia Baru Sudah Berbuah (Otsus)

- Penulis

Jumat, 11 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA-Kopi Arabika Mulia merupakan salah satu komoditi pangan unggulan di Kabupaten Puncak Jaya yang terus dikembangkan. Dijumpai saat peninjauaan perkebunan kopi masyarakat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan (DLHPP) Eri Wonda, S.IP. M.Si didampingi Sekertaris DLHPP Sulbiah Salam, S.Hut, M.KP menunjukkan harapannya di areal perkebunan kopi Arabika Mulia Distrik Dokome Kampung Dokome pada Kamis, (03/10).

Selain telah berhasil membuat Kopi Mulia menjadi brand UMKM lokal, Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan juga tetap mengembangkan prosesnya mulai daei bibit sampai penyiapan perkebunan yang baik. Hal ini terlihat beberapa Kebun percontohan pada jenis tanaman kopi Arabika (Coffee Arabica) terutama yang berlokasi di Distrik Dokome. perkebunan ini memiliki Luas lahan berkisar 2 Hektar pada ketinggian 2.000 Mdpl. Melalui Sumber Dana Otsus Papua Tahun 2024, DLHPP terus mengembangkan potensi unggulan Kopi Mulia mulai dari hulu sampai ke hilir.

Dalam persnya, Eri Wonda mengungkapkan tujuannya dalam mengembangkan Area Perkebunan Kopi Arabika di Puncak Jaya yaitu Distrik Dokome Kampung Dokome yaitu “Kebun ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal lebih khusus Distrik Dokome Kampung Dokome termasuk juga Kabupaten Puncak Jaya” ucap Eri.

Pihaknya mengakui bahwa proses pembukaan lahan, baru bukanlah hal mudah. Sejak 3 tahun lamanya, langkah pemantauan, perawatan dan peninjauan dan pembinaan kelompok tani terus dilakukan. Eri Wonda menambahkan “Dinas lingkungan hidup terus membina kelompok tani, kami terus meninjau kembali melihat pertumbuhan dan perkembangan tanaman kopi Arabika yang ada di Kampung Dokome.” Ujarnya.

Sekertaris Sulbiah Salam, S.Hut.,M.KP. menuturkan “Kebun kopi Arabika yang di ada di Kampung Dokome seluas 2 hektar menjadi kebun percontohan yang kami jalankan selama (3) tiga tahun 2022 sampai dengan 2024 melalui Dana Otsus Papua” Ujarnya.

Sulbiah berharap kualitas Kopi Arabika yang merupakan produk unggulan yang ada di Kabupaten Puncak Jaya, maka kedepan potensi perkebunan Kopi di Distrik Dokome bisa kembangkan penanaman pohon kopi Arabika ke kampung-kampung yang lainnya juga.” Ujarnya.

Salah seorang Perwakilan masyarakat Tomi Enumbi,S, Sos. Menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan binaan pemerintah selama tiga (3) tahun lamanya.” Kami petani Kopi dan masyarakat menyampaikan terimakasih kepada Dinas LHPP sehingga kami masyarakat Distrik Dokome Kampung Dokome bisa tanam kopi Arabika di kampung kami sendiri” jelasnya.

“Harapannya dengan adanya bibit dan tanaman kopi Arabika di Dokome, masyarakat bisa kembangkan olahan kopi Arabika di kampung dokome itu sendiri karena hal ini merupakan hal jangka panjang menurutnya sehingga anak dan cucu kita nanti bisa meneruskan usaha kopi Arabika mulia ini ini di kampung dokome kedepan.” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas LHPP Eri Wonda, S.IP. M.Si bersama jajaran memberikan 2 (dua) unit mesin pengupas kopi Arabika Coffee. (Imanus)

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik
PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang
Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara
Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara
Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat
Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo
Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP
Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:37 WIT

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

Kamis, 16 April 2026 - 17:18 WIT

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIT

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Kamis, 16 April 2026 - 16:36 WIT

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Kamis, 16 April 2026 - 06:56 WIT

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru