KKR di Biak, Irjen Fakhiri: Agama Tidak Boleh Digunakan Kendaraan Politik mMerebut Kekuasaan

- Penulis

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIAK – Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, kembali menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka mendukung Pilkada Damai di Tanah Papua 2024.

Kali ini digelar di Ballroom Swissbell Hotel Biak Numfor pada Kamis (13/6) dan mengusung tema “Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Pejabat Utama (PJU) Polda Papua, Unsur Forkopimda Kabupaten Biak Numfor, serta para tokoh agama, pemuda, perempuan, dan masyarakat, termasuk hamba-hamba Tuhan di Kabupaten Biak Numfor.

KKR bertujuan untuk mengaplikasikan ajaran kasih Tuhan kepada sesama manusia, sehingga diharapkan dapat menciptakan Pilkada 2024 yang damai dan harmonis di Papua.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Biak, Pdt. Michael Kapisa, S.Th., menyampaikan bahwa agama memiliki peran penting dalam menjaga moralitas dan mendorong kualitas Pilkada yang jujur, adil, aman, dan bermartabat.

“Dalam membangun negeri yang makmur, agama bukan hanya untuk menjaga iman masyarakat, tetapi juga untuk aktif dalam kondisi sosial yang lebih baik. Peran agama dalam Pilkada adalah mendorong kualitas Pilkada yang jujur, adil, aman, dan bermartabat di Tanah Papua,” ujar Pdt. Michael Kapisa.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya menjaga kedamaian menjelang Pilkada 2024.

“Politik bermuatan agama bukan hal baru, terutama menjelang kontestasi Pemilu dan Pilkada. Namun, agama tidak boleh digunakan sebagai kendaraan politik untuk merebut kekuasaan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Anak-anak Tuhan harus mempedomani Firman Tuhan yang mengatakan cintai dan kasihi sesamamu manusia. Saya yakin dengan kasih, situasi perpolitikan di Kabupaten Biak Numfor ini akan damai dan kondusif,” tambah Kapolda.

Kapolda Papua juga menekankan pentingnya memilih pemimpin yang takut akan Tuhan, sehingga mereka bekerja untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat.

“Pilihlah pemimpin yang bisa menciptakan kedamaian di masyarakat, seperti Tuhan memilih Raja Daud. Pimpinan yang takut akan Tuhan akan bekerja untuk membangun dan mensejahterakan Kabupaten Biak Numfor dan Provinsi Papua,” ujarnya.

Kegiatan KKR ini merupakan bagian dari upaya Polda Papua untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada 2024. Setelah kegiatan di Biak Numfor, Kapolda Papua akan melanjutkan KKR di Wamena, Merauke, dan pusat Kota Jayapura.

Kapolda juga mengapresiasi kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara pemilu, dan masyarakat Biak Numfor dalam menjaga situasi yang kondusif.

“Setelah sukses Pileg dan Pilpres 2024, kami berharap Pilkada 2024 juga dapat berjalan sukses. Mari kita buang pikiran pengkotak-kotakan suku, agama, ras, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Dengan adanya KKR ini, diharapkan masyarakat Papua, khususnya Biak Numfor, dapat menjaga kedamaian dan kerukunan menjelang Pilkada 2024.

“Papua telah dimekarkan menjadi tiga Daerah Otonomi Baru, namun ingatlah Papua tetap satu. Mari kita satukan hati untuk bersatu membangun dan memajukan Tanah Papua yang kita cintai bersama,” tutup Kapolda.

Acara KKR ini diharapkan dapat membawa kebaikan dan kesejukan bagi masyarakat di Kabupaten Biak Numfor, serta memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan sukses di Tanah Papua.

Berita Terkait

Velix Wanggai Ketua Komite Eksekutif Papua: Kunjungan Mendadak ke Dekai,  Wakil Presiden Dorong Pembangunan Yahukimo Terpadu
Dari Sungai Menjadi Cahaya: Puncak Jaya Wujudkan Energi Mandiri
Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN
Bupati Aletinus Yigibalom dan Wabup Fredi Tabuni Resmi Letakkan Batu Pertama Pastori Kondena
Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses
Apel Pagi ASN Papua Pegunungan, Wasuok Siep Ingatkan Pentingnya Konsistensi Kehadiran
Tak Sekadar Lomba! Balap Motor Tempel Satukan Polisi dan Masyarakat di Pantai Nabire
Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Papua Mantapkan Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIT

Velix Wanggai Ketua Komite Eksekutif Papua: Kunjungan Mendadak ke Dekai,  Wakil Presiden Dorong Pembangunan Yahukimo Terpadu

Jumat, 24 April 2026 - 08:04 WIT

Dari Sungai Menjadi Cahaya: Puncak Jaya Wujudkan Energi Mandiri

Jumat, 24 April 2026 - 06:32 WIT

Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIT

Bupati Aletinus Yigibalom dan Wabup Fredi Tabuni Resmi Letakkan Batu Pertama Pastori Kondena

Kamis, 23 April 2026 - 15:29 WIT

Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses

Berita Terbaru