Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN

- Penulis

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Perkara gugatan Tata Usaha Negara (TUN) terkait Penggantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR Papua Tengah akan segera disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura.

Gugatan dengan Nomor: 16/G/TF/2026/PTUN.JPR tersebut diajukan oleh Naftali Kobepa, calon anggota DPR Papua Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Papua Tengah 7 dengan perolehan suara sah terbanyak nomor urut 2.

Gugatan ini ditujukan kepada Gubernur Papua Tengah atas dugaan “sikap diam” atau tidak memutuskan permohonan penerusan usulan peresmian dan pengangkatan PAW kepada Menteri Dalam Negeri.

Sikap tersebut dikategorikan sebagai Keputusan Tata Usaha Negara fiktif negatif sebagaimana diatur dalam Pasal 3 UU Nomor 5 Tahun 1986 juncto Pasal 53 UU Nomor 30 Tahun 2014.

Padahal sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Papua Tengah telah mengajukan permohonan kepada Gubernur melalui Surat Nomor 390/DPW-46/X/2025 tertanggal 20 Oktober 2025. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut atau keputusan resmi dari pihak Gubernur.

Kuasa hukum Naftali Kobepa, Yuliyanto, S.H., M.H., menyatakan bahwa langkah hukum ini diambil karena tidak adanya kepastian administratif atas permohonan tersebut.

“Proses hukum sudah berjalan dan saat ini kami menunggu jadwal sidang pertama di PTUN Jayapura,” ujarnya.

Dalam petitum gugatan, pihak penggugat meminta majelis hakim untuk mengabulkan gugatan seluruhnya, menyatakan sikap diam tergugat tidak sah, serta mewajibkan Gubernur menerbitkan keputusan penerusan usulan PAW kepada Menteri Dalam Negeri dalam waktu tujuh hari kerja sejak putusan berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, penggugat juga meminta adanya uang paksa (dwangsom) sebesar Rp1 juta per hari jika putusan tidak dilaksanakan, serta membebankan biaya perkara kepada tergugat.

Adapun dalam tuntutan subsidair, penggugat memohon agar majelis hakim memberikan putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kepastian hukum dan mekanisme pengisian kursi legislatif di Papua Tengah, serta potensi preseden terhadap penanganan perkara administrasi pemerintahan di daerah. (bat)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026
Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota
Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya
Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian
Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja
Kunjungan Wakil Gubernur Papua Tengah di Puncak Jaya Berjalan Lancar Berkat Kesiapsiagaan Aparat Gabungan
Gubernur John Tabo Salurkan Rp1,25 Miliar Dana Otsus untuk 50 Kelompok Ekonomi Kreatif di Papua Pegunungan
Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:35 WIT

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:37 WIT

Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:05 WIT

Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:57 WIT

Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:44 WIT

Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja

Berita Terbaru