Jelang Pleno, Aparat Gabungan Lakukan Gelar Patroli Gabungan Skala Besar

- Penulis

Minggu, 25 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA- Dalam rangka cipta kondisi jelang sidang pleno Pemilu 2024, aparat keamanan gabungan TNI-POLRI menggelar patroli gabung berskala besar yang dilanjutkan dengan razia sajam terhadap sejumlah masyarakat di Kota Mulia.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Puncak Jaya Kompol Syarifuddin Ahmad, Pasiops Kodim 1714/PJ Kapten Inf. Daniel Sine dan kurang lebih 80 personil gabungan TNI-POLRI.

Kegiatan ini dilakukan untuk tetap menjaga keamanan di Puncak Jaya dan akan rutin terus dilaksanakan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Sidang Pleno Tingkat Kabupaten.

Dalam itu, TNI-POLRI menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi membawa sajam dan bagi pedagang untuk tidak lagi memperjualbelikan karet pentil sembarangan dikarenakan banyak yang dibuat kertapel.

Lebih lanjut Kompol Syarifuddin menjelaskan bahwa untuk menindaklanjuti hasil rakor Forkopimda beberapa hari yang lalu, sehingga kami TNI-POLRI langsung melaksanakan kegiatan patroli berskala besar dan razia sajam.

“Hasil kegiatan razia, kami berhasil mengamankan 22 buah parang, 2 buah badik, 1 buah sangkur, 66 kertapel, dan 50-60 ikat karet pentil yang disita dari masyarakat,”terangnya.

“Kami berharap apa yang sudah dilakukan menjadi efek jerah kepada masyarakat sehingga masyarakat secara khusus di kota Mulia dapat beraktivitas secara normal tanpa membawa sajam dan situasi tetap menjadi aman,kondusif di wilayah Puncak Jaya,” harap syarifuddin.

Ditempat yang berbeda Pj. Bupati Puncak Jaya Dr. Tumiran, S.Sos, M.AP sangat mendukung kegiatan dimaksud. Pihaknya berharap agar masyarakat tidak menjadi korban sekaligus pelaku kekerasan akibat perbedaan pilihan politik. Ia menekankan agar semua pihak mampu menahan diri dengan tidak membawa senjata tajam yang pada akhirnya akan merugikan sesama saudara sendiri.(*)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru