Beasiswa Belum Dibayarkan, Mahasiswa Kedokteran Lanny Jaya di Jayapura Mogok Kuliah

- Penulis

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Tak kunjung diberikan bantuan biaya pendidikan Mahasiswa Kedokteran Asli Kabupaten Lanny Jaya lakukan mogok kuliah. Ketua Komunitas Mahasiswa Kedokteran Lani Jaya (KMK-LJ) Teminus Kogoya mengatakan, dokter muda dari Lanny Jaya menuntut biaya pendidikan beasiswa yang tak kunjung diberikan oleh Pemda Lanny Jaya.

Dikatakan, mengingat fakultas kedokteran yang berdiri bersama dengan adanya otonomi khusus sejak 2002 untuk mendidik sumber daya manusia Papua untuk mengabdi dan melayani,maka harusnya diperhatikan.

Selain Lanny Jaya memiliki jumlah mahasiswa yang melebihi kabupaten lain untuk kuliah kedokteran namun kurang diperhatikan.

“Kami merasakan kurang ada perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lanny Jaya,”katanya.

Ia mengatakan terkait persoalan ini pihaknya telah berupaya untuk menanyakan tidak adanya dukungan dana seperti biasanya di bulan Maret.

“Pada bulan Maret kami berupaya tapi tidak ada hasil sehingga pada bulan Juni kami ke Kabupaten membawa berkas dan akhir studi, maka september akami bertemu Bupati di Jayapura,” ujarnya.

Ia mengatakan sempat dalam pertemuan itu Bupati Lanny, menghubungi langsung Kepala Dinas Pendidikan dan menanyakan soal biaya mahasiswa kedokteran dan dijanji dalam 3 hari kedepan harus direalisasikan namun hal itu tidak terlaksana sampai hari ini.

” Pj Bupati mengatakan kepada kepala dinas untuk dalam 2-3 hari agar diupayakan setelah itu kami komunikasi balik tidak ada respon sampai hari ini dari kepala dinas,” katanya.

Untuk itu pihaknya menuntut adanya perhatian biaya pendidikan “Karena hari ini kami mengalami hambatan dalam kuliah,” katanya.

“Semua kami punya orang tua petani bahkan ada yang tidak memiliki orang tua tapi kami masih bertahan demi Kabupaten Lani Jaya dan kepercayaan yang di berikan, untuk kuliah,” katanya.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan Lani Jaya agar tidak mematikan sumber daya manusia dengan menghentikan dana pendidikan bagi dokter muda karena anggarannya sudah jelas setiap tahun.

“Dinas Pendidikan stop matikan sumber daya manusia Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.

Selain Itu, Kogoya juga mengaku mahasiswa semua menyayangkan sikap kepala dinas pendidikan yang datang ke asrama dan menyampaikan tidak akan membantu lagi dana pendidikan bagi dokter muda.

“Kepala dinas Pendidikan datang ke asrama menyampaikan bahwa mahasiswa kedokteran tidak akan dibantu pernyataan ini membuat kami lemah dalam berjuang untuk pendidikan, dan perkataan kedua uang ada tapi mau bantu atau tidak Itu hak saya, seharusnya hal ini tidak perlu disampaikan kepada kami mahasiswa karena sebagai pemimpin,” katanya.

Untuk itu, ia secara tegas meminta kepada dinas pendidikan untuk membiayai mahasiswa kedokteran dan dokter muda.

“Sampai saat ini tidak ada bantuan, maka kami semua sepakat mogok kuliah saat ini,” katanya.

“9 Dokter muda preklinik ada 19 orang jumlah semua ada 28 orang siswa Asli Lanny jaya,” Pungkasnya. (AW)

Penulis : Ginting

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun
Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026
Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa
Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga
Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:55 WIT

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun

Senin, 1 Juni 2026 - 15:31 WIT

Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIT

Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 08:37 WIT

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Berita Terbaru