BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Papua Pegunungan masih menjadi perhatian, karena berdampak terhadap jarak pandang penerbangan. Selain kiriman asap dari Papua Selatan dan Papua Nugini (PNG), kebakaran hutan dan lahan di wilayah Papua Pegunungan turut memperburuk kondisi tersebut.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Wamena, Shella, mengatakan terdapat 788 titik panas (hotspot) di wilayah Papua Pegunungan, terdiri atas 58 titik kategori rendah, 645 titik kategori sedang, dan 85 titik kategori tinggi.

“Selain dari Papua Selatan, ada juga kiriman dari Papua Nugini sehingga saat ini wilayah Tanah Papua mengalami kabut asap, terutama di Papua Selatan yang kondisinya sangat parah,” ungkap Shella di Wamena, Senin (26/10/2026).

Ia menjelaskan, sekitar 60 persen kabut asap yang menyelimuti Papua Pegunungan merupakan kiriman dari wilayah lain, sedangkan 40 persen berasal dari kebakaran hutan di wilayah setempat.

Menurut Shella, sejumlah kebakaran di Jayawijaya diduga berkaitan dengan aktivitas masyarakat yang membuka lahan untuk perkebunan. Sementara itu, hujan yang sempat turun di beberapa wilayah Jayawijaya belum memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kabut asap.

“Kalau sumber kebakarannya belum padam, asap akan tetap ada karena terbawa angin,” jelasnya.

Shella menambahkan, jarak pandang saat ini berkisar antara empat hingga lima kilometer. Kondisi tersebut masih berpotensi berubah, terutama apabila angin bertiup kencang dan membawa asap dari kawasan kebakaran menuju Kota Wamena.

Ia menyebutkan, kebakaran hutan yang masih terjadi di belakang Gunung Pikhe berpotensi memengaruhi jarak pandang, khususnya jika asap terbawa angin menuju jalur masuk pesawat atau yang dikenal sebagai pintu angin.

BMKG berharap hujan dapat turun untuk membantu mengurangi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Papua Pegunungan. Namun, selama sumber kebakaran belum berhasil dipadamkan, potensi penyebaran asap dan penurunan jarak pandang tetap perlu diwaspadai.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Papua Pegunungan dan Komunitas Ojek Jayawijaya Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Persatuan Masyarakat
Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:39 WIT

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Papua Pegunungan dan Komunitas Ojek Jayawijaya Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Persatuan Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Berita Terbaru