DAP Papua Barat Daya Berharap Pemda Setempat Mendukung Pembentukan Lumbung Sosial Oleh Kemensos RI

- Penulis

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SORONG-Ketua Dewan Adat Wilayah III Doberay Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya Mananwil Paul Finsen Mayor S.IP, CM, NNLP berharap pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan juga Pemda Raja Ampat mendukung penuh niat baik dari Kementerian Sosial RI melalui Balai Besar Kemensos RI Regional VI yang akan membentuk lumbung sosial di daerah tersebut guna mengantisipasi dampak dari bila terjadinya bencana alam dan bencana sosial.

“Kami mendukung penuh proyek perubahan penyediaan lumbung sosial kebutuhan dasar korban bencana alam dan sosial yang disiapkan oleh Kementerian Sosial melalui Balai Besar Kemensos RI Regional VI ini,”Katanya.

Dirinya menambahkan lumbung sosial yang akan dibuat di Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya merupakan sebuah kebutuhan dasar yang harus disiapkan oleh pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta Pemerintah Kabupaten Raja Ampat karena juga merupakan kebutuhan masyarakat adat pada wilayah tersebut bila terjadi bencana maka kebutuhan dasar pada wilayah tersebut telah tersedia.

Wilayah Raja Ampat menurutnya merupakan wilayah yang rawan bencana alam dan bencana sosial maka oleh itu pihaknya mendukung penuh pembentukan lumbung sosial tersebut dan berharap pemerintah setempat mendukungnya.

“Kami sebagai Dewan Adat Papua mendukung penuh Balai Besar Kemensos RI Regional VI membentuk lumbung sosial ini,”Pungkasnya.

Sementara itu sebelumnya telah dilaksanakan Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) Dalam Rangka Sinergitas Pembentukan Lumbung Sosial Dalam Penanganan Bencana di Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2023 kerjasama Balai Besar Kementerian Sosial RI Regional VI Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Raja Ampat pada Rabu (11/10) yang dihadiri oleh Sekda Kabupaten Raja Ampat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat, Kepala Balai Besar Kementerian Sosial RI Regional VI Jayapura, Ketua Klasisi GKI Raja Ampat, Kepala Distrik, dan Perwakilan Adat.

Kepala Balai Besar Kemensos RI Regional VI Jayapura, Jhon Mempioper mengatakan latar belakang pentingnya proyek ini adalah karena wilayah kerja Balai Besar Kemensos RI Regional VI karena dibeberapa wilayahnya memiliki posisi strategis secara geografis, resiko bencana tinggi yakni Papua – Maluku rawan bencana gempabumi, tsunami dan lainnya, bencana bukan saja dari bencana alam ada juga bencana non alam yakni bencana sosial.

Dengan latar belakang tersebut dibutuhkan langkah strategis yakni pelayanan darurat bagi korban bencana, perlu disikapi dalam rangka meminimalisir resiko munculnya berbagai permasalahan sosial lain pasca bencana seperti konflik sosial dan keterlantaran, percepatan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban bencana, pembentukan lumbung sosial di 4 Provinsi DOB di Tanah Papua termasuk Kabupaten Raja Ampat. Lumbung sosial juga mempercepat dan memangkas waktu tempuh distribusi logistik bantuan korban bencana.

“Lumbung sosial ini penting sekali dalam rangka antisipasi respon bencana bagi korban bencana yang terjadi di Papua seperti bencana alam banjir, longsor dan bahkan bencana non alam yang sering terjadi dibeberapa tempat ,”Ungkap Jhon.

Sementara itu Sekda Kabupaten Raja Ampat Dr. Yusuf Salim M.Si menyambut baik FGD yang dilaksanakan oleh Balai Besar Kementerian Sosial RI Regional VI Jayapura dan berharap dapat menentukan tempat lumbung sosial melalui FGD yang tengah dilakukan sehingga jika ada bencana bantuan kebutuhan dasar tersebut nantinya dapat disalurkan dengan cepat dan tepat.

“Atas nama pemerintah daerah kami menyambut baik rencana lumbung sosial dari Kementerian Sosial dan kali ini telah dilaksanakan FGD untuk menentukan tempat dan mekanisme lumbung sosial tersebut nantinya,”Tegasnya.

Dirinya mengatakan dengan adanya lumbung sosial sangat membantu pemerintah daerah Raja Ampat dalam mengantipasi bencana alam dan sosial yang terjadi diwilayahnya.

“Apa yang digagas oleh Kementerian Sosial kali ini sangat baik guna mengantisipasi dampak terjadinya bencana di Raja Ampat dan memperpendek penyaluran bantuan saat adanya bencana,”Pungkasnya.(gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya
Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah
Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan
Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem
Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek
ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh
Bupati Yuni Wonda: Bekerja Nyata, Jaga Aset, Wujudkan Pelayanan Terbaik
133 Anak Panah dan Senapan Angin: Bukti Jejak KKB di Yahukimo

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:38 WIT

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIT

Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah

Selasa, 21 April 2026 - 07:16 WIT

Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan

Senin, 20 April 2026 - 16:55 WIT

Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem

Senin, 20 April 2026 - 16:47 WIT

Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

Berita Terbaru