Tanam Padi Perdana di Kampung Perabaga, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI Tegaskan Papua Pegunungan Jadi Prioritas Pengembangan Pangan

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 22 Juni 2026– Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Hermanto, M.P., didampingi Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Andy Wijanarko, melaksanakan penanaman padi perdana di Kampung Perabaga, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (20/6)

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan perluasan cetak sawah tahun 2026 seluas 1.910 hektare di Papua Pegunungan. Turut hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, S.E., M.M., mewakili Gubernur Papua Pegunungan, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Pegunungan, dan Kepala OPD terkait lainnya di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, tokoh adat, tokoh agama, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Hermanto, M.P., menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Papua Pegunungan dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

“Saya melihat luar biasa semangat mama-mama dan kakak-kakak semua untuk mengelola sawahnya. Program cetak sawah yang diprogramkan pemerintah saat sekarang ini sesungguhnya adalah dari masyarakat untuk masyarakat,” ujar Hermanto.

Ia menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program cetak sawah dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama dengan masyarakat adat dan tidak mengambil hak ulayat.

“Tidak ada perampasan atau pengambilalihan hak ulayat. Semua yang kita kerjakan sudah disepakati bersama oleh tokoh adat, masyarakat adat dan petani semua,” tegasnya.

Menurut Hermanto, keberhasilan pengembangan sawah seluas 90 hektare pada tahun 2025 menjadi modal untuk melanjutkan program cetak sawah seluas 1.910 hektare pada tahun 2026 sehingga total luasan yang dikembangkan mencapai 2.000 hektare.

“Sekarang baru 90 hektare yang sudah selesai. Tahun ini kita lanjutkan cetak sawah di Papua Pegunungan seluas 1.910 hektare. Jadi 90 tambah 1.910, menjadi 2.000 hektare kita selesaikan tahun 2026 ini,” katanya.

Usai memberikan sambutan, Hermanto bersama Andy Wijanarko, Elai Giban dan para petani turun langsung ke areal persawahan untuk melakukan penanaman padi perdana sebagai simbol dimulainya musim tanam sekaligus pelaksanaan program perluasan cetak sawah tahun 2026.

Selain pembangunan lahan sawah, Kementerian Pertanian juga menyiapkan dukungan berupa benih padi, pupuk dolomit, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta subsidi bahan bakar minyak bagi para petani.

“Khusus untuk Papua Pegunungan ini, kita berikan prioritas untuk bisa membangun pertaniannya, terutama pangannya. Makanya saya sampai dua kali datang ke sini dalam waktu sebulan. Mungkin nanti saya akan sering datang ke sini,” ungkapnya.

Hermanto berharap lahan sawah yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tolong dijaga sawahnya supaya sawah ini terus dimanfaatkan. Jangan ditinggalkan. Dengan punya sawah, ini bisa memperbaiki kehidupan kita saat ini maupun ke depan dan memberikan masa depan kepada anak cucu kita semua,” pungkasnya.

Penanaman padi perdana di Kampung Perabaga mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan kelompok tani. Program pengembangan sawah tersebut diharapkan mampu menjadikan Papua Pegunungan sebagai salah satu sentra produksi pangan baru yang mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Papua Tengah Siapkan Pelatihan Barista untuk Generasi Muda OAP
STT Arastamar Wamena Raih Akreditasi “Baik Sekali” untuk Program Studi PAK
STT Arastamar Wamena Gelar Sidang Skripsi dan Tesis, 45 Mahasiswa Siap Wisuda
Polda Papua Tengah Dorong Partisipasi Publik Lewat Kompetisi HUT Bhayangkara
Polri Hadirkan Bakti Kesehatan: Deteksi Dini Stunting di Sekolah Dasar Mimika
DWP Papua Pegunungan Gelar Seminar dan Rakerda I di Wamena, Perkuat Sinergi Perempuan Berkualitas Menuju Indonesia Emas
Pemprov Papua Pegunungan Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pengembangan 2.000 Hektare Sawah Rakyat di Jayawijaya
Kerja Legislasi DPR Papua Tengah: Demi Keadilan dan Martabat OAP

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 16:59 WIT

Papua Tengah Siapkan Pelatihan Barista untuk Generasi Muda OAP

Senin, 22 Juni 2026 - 16:23 WIT

STT Arastamar Wamena Raih Akreditasi “Baik Sekali” untuk Program Studi PAK

Senin, 22 Juni 2026 - 15:57 WIT

STT Arastamar Wamena Gelar Sidang Skripsi dan Tesis, 45 Mahasiswa Siap Wisuda

Senin, 22 Juni 2026 - 15:28 WIT

Polda Papua Tengah Dorong Partisipasi Publik Lewat Kompetisi HUT Bhayangkara

Senin, 22 Juni 2026 - 14:56 WIT

Polri Hadirkan Bakti Kesehatan: Deteksi Dini Stunting di Sekolah Dasar Mimika

Berita Terbaru