Sentuhan Kasih di Pesisir: Kapolda Papua Tengah Boyong Tim Medis ke Kampung Amapare

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Tengah, Dhamayanti Rontini mengunjungi Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, yang dikenal masyarakat sebagai Pulau Karaka (kepiting), Rabu (20/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda turut membawa sejumlah tim medis untuk melihat langsung kondisi kesehatan masyarakat Kampung Amamapare yang dihuni sekitar 248 kepala keluarga. Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, Kapolda bersama rombongan juga bertatap muka dengan warga dan memberikan bantuan tali asih kepada masing-masing keluarga.

Kunjungan itu disambut antusias masyarakat setempat. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kondisi yang mereka hadapi di wilayah pesisir Mimika Timur Jauh.

Selain menyambangi masyarakat, Kapolda bersama istri juga mengunjungi SD Negeri Amamapare. Di sekolah tersebut, jenderal bintang satu itu memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus semangat menempuh pendidikan.

Kapolda juga menyerahkan bingkisan kepada para siswa, bantuan pembangunan MCK, perlengkapan mandi, serta bantuan tali asih bagi para tenaga pendidik di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolda mengaku kehadirannya di Kampung Amapare membangkitkan kembali kenangannya saat menjabat Kapolres Mimika sekitar 14 tahun silam.

“Kehadiran saya di sini mengingatkan memori ketika saya menjabat Kapolres Mimika. Saya ingin melihat langsung kondisi masyarakat di tengah dinamika keamanan yang naik turun di Kabupaten Mimika, dan saya bersyukur wilayah pesisir relatif aman,” ujarnya.

Kapolda mengatakan dirinya memahami kehidupan masyarakat pesisir karena lahir dan besar di wilayah yang memiliki karakter serupa dengan Kampung Amamapare.

“Saya juga lahir dari wilayah pesisir, sehingga saya memahami masyarakat yang tinggal di pinggiran laut, termasuk rumah-rumah panggung seperti di sini,” katanya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para pelajar dan masyarakat bahwa pendidikan merupakan jalan utama untuk keluar dari berbagai persoalan sosial.

“Untuk keluar dari masalah sosial ini hanya satu jawabannya yakni bersekolah atau menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Saya tahu permasalahan masyarakat yang jauh dari kota seperti ini. Dulu saya juga tidak pernah bermimpi, mulai SD, SMP, lalu saat SMA kelas dua baru memahami cita-cita,” ungkapnya.

Kapolda menceritakan, saat duduk di bangku SMA kelas dua dirinya menyampaikan kepada orang tua keinginannya untuk masuk ABRI dan mendapat restu dari keluarga.

“Saya paham sulitnya daerah seperti ini karena akses sekolah minim. Di sini baru ada sekolah SD, sementara untuk sekolah lanjutan harus menyeberang pulau,” ujarnya.

Ia menambahkan, masa tugasnya sebagai anggota Polri tinggal sekitar enam tahun lagi sehingga dirinya ingin memanfaatkan jabatan yang diemban saat ini untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Papua Tengah.

“Saya ini mau pensiun enam tahun lagi, sehingga kehadiran saya di Polda Papua Tengah ingin memberikan pengabdian kepada masyarakat dan negara. Saya berharap masyarakat jangan menilai polisi sebagai musuh,” katanya.

Kapolda menegaskan misinya sebagai pimpinan di Papua Tengah adalah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Misi saya jelas, dengan jabatan ini saya ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Minimal saya menjadi fasilitator bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan
Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal
10 Poin Hasil Pertemuan Masyarakat dan Pemerintah Lanny Jaya Mengenai Penyelesaian Konflik Sosial di Wamena
Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan
Gubernur Papua Pegunungan Dorong ASN Tingkatkan Disiplin Pengelolaan Keuangan Daerah Melalui SIPD-RI
Ketahanan Pangan vs Hak Ulayat: Dilema Proyek Merauke dalam Sorotan Film
Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob
Suasana Hangat, Ketua Bhayangkari Papua Tengah Disambut Antusias Anak TK Mimika

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00 WIT

Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:33 WIT

Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:52 WIT

Sentuhan Kasih di Pesisir: Kapolda Papua Tengah Boyong Tim Medis ke Kampung Amapare

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:12 WIT

10 Poin Hasil Pertemuan Masyarakat dan Pemerintah Lanny Jaya Mengenai Penyelesaian Konflik Sosial di Wamena

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:25 WIT

Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan

Berita Terbaru