Kapolda Papua Tengah: Informasi Korban Jiwa Masih Simpang Siur, Fokus pada Penyelamatan

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembagapura – Aparat kepolisian bergerak cepat mengevakuasi masyarakat yang menjadi korban luka tembak ke rumah sakit di Tembagapura. Hingga saat ini, sedikitnya enam warga yang mengalami luka-luka berhasil dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa situasi di lokasi masih dalam penanganan dan proses penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan kronologis kejadian secara lengkap dan akurat.

“Untuk kronologis saat ini belum bisa kami sampaikan karena masih dalam penyelidikan dan kami sedang menghimpun informasi yang benar. Saya mengharapkan teman-teman wartawan untuk bersabar,” ungkap Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini.

Terkait informasi adanya korban meninggal dunia, polisi menyebut kabar tersebut masih simpang siur dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Informasi adanya korban meninggal dunia itu masih simpang siur, namun ada enam orang korban luka-luka yang berhasil kita evakuasi ke rumah sakit di Tembagapura,” lanjutnya.

Selain melakukan evakuasi korban luka, personel gabungan dari Brimob Yon B, Satgas Amole, dan Polsek Tembagapura juga berhasil mengevakuasi sekitar 256 warga yang mengamankan diri dari lokasi Kali Kabur menuju Pos Brimob di MP 72.

Selanjutnya, ratusan warga tersebut dipindahkan dan diamankan ke beberapa lokasi yang dinilai aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Intinya fokus kita saat ini mengevakuasi masyarakat dan saya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sebatas diketahui, informasi yang diterima media ini, TNI melakukan penyisiran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sampai ke Kali Kabur MP72 di Distrik Tembagapura, Kamis (7/5/026). Lalu aparat TNI diduga melakukan penembakan di areal camp-camp pendulang emas.

Akibat kejadian itu diduga 6 orang dilaporkan mengalami luka tembak. Bahkan akibat penembakan itu, masyarakat di areal tambang lokal itu menjadi trauma dan mengungsi dari lokasi kejadian.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM
Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas
Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri
Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya
Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan
Polres Intan Jaya Awasi Ketat Distribusi Beras Bulog dan Minyak Kita ke Sugapa
Kericuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polda Papua Bergerak Cepat Amankan Situasi
Plt Kapolres Puncak Jaya Bersama TNI Gelar Patroli Dialogis Jalan Kaki di Distrik Mulia

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:16 WIT

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:42 WIT

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:55 WIT

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:08 WIT

Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:09 WIT

Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan

Berita Terbaru