Nioluen Kotouki: MRP Harusnya Malu, Kritik Paul F. Mayor Justru Membela Hak-Hak Masyarakat Papua

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura– Polemik antara Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Anggota DPD RI Paul F. Mayor terus bergulir. Namun, tokoh muda Tanah Papua Nioluen Kotouki S.IP menegaskan bahwa kritik yang dilontarkan Paul F. Mayor sama sekali tidak mengandung unsur pelecehan. Sebaliknya, ia menilai pernyataan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan keberanian seorang wakil rakyat yang konsisten membela kepentingan masyarakat Papua.

Menurut Nioluen, Paul F. Mayor adalah salah satu putra terbaik Papua yang dikenal vokal dan kritis terhadap kebijakan pemerintah, terutama ketika kebijakan tersebut dinilai menyimpang dari kebutuhan masyarakat di tanah Papua.

“Sebagai anggota DPD RI, beliau berhak menyampaikan sikap. Kritik yang diarahkan kepada MRP bukanlah serangan personal, melainkan evaluasi terhadap kefakuman lembaga kultur yang seharusnya hadir di tengah rakyat,” ujarnya.

Nioluen menyoroti bahwa kritik Paul F. Mayor terkait kefakuman MRP sangat relevan. Ia mencontohkan, ketika jutaan hektar hutan di Papua dibabat habis tanpa menghargai hak ulayat masyarakat adat, MRP justru tidak tampak memberikan perlindungan atau pendampingan hukum. “Saat masyarakat adat mencari keadilan, MRP di mana? Mengapa diam? Padahal MRP adalah satu-satunya lembaga kultur yang berkompeten membela hak ulayat masyarakat adat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nioluen menilai tuntutan MRP terhadap Paul F. Mayor justru tidak rasional. Menurutnya, sebagai lembaga kultur, MRP seharusnya melakukan introspeksi dan melihat kembali apa yang sudah mereka kerjakan, bukan sibuk menanggapi kritik yang sejatinya merupakan pengingat. “Kritik itu harusnya diterima dengan lapang dada. Kalau MRP benar-benar bekerja untuk rakyat, tentu tidak perlu merasa tersinggung,” tambahnya.

Ia juga mempertanyakan kepentingan di balik sikap MRP yang begitu reaktif terhadap kritik Paul F. Mayor tapi diam saat masyarakat membutuhkan suara dan tindakannya. “Ada kepentingan apa MRP menanggapi kritik ini? Mengapa mengabaikan tugas utama mereka? Masyarakat Papua sangat memahami pergerakan MRP. Justru sebaiknya mereka berterima kasih kepada Paul F. Mayor yang berani mengingatkan,” kata Nioluen.

Tokoh muda ini menegaskan kembali bahwa tidak ada unsur pelecehan dalam pernyataan Paul F. Mayor. Kritik tersebut, menurutnya, adalah alarm moral agar MRP kembali pada peran sejatinya sebagai lembaga kultur yang melindungi masyarakat adat.

“Sebagai tokoh muda, saya melihat kritik itu murni untuk kepentingan rakyat. Paul F. Mayor hadir sebagai suara tegas yang mengingatkan MRP agar tidak melupakan tugas utamanya,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika
Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas
Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire
PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:27 WIT

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIT

Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:32 WIT

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT