Yalimo, 19 Februari 2026 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Papua Pegunungan mengakibatkan luapan Kali Benawa merendam sedikitnya 18 titik perkebunan warga di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Rabu (18/2) malam. Sebagian besar tanaman bahkan hanyut terbawa arus deras.
Tokoh pemuda Distrik Benawa, Faltho Elianus Sepleng, melaporkan langsung dari lokasi bahwa banjir kali ini menimbulkan kerusakan signifikan pada sektor pertanian dan peternakan masyarakat.
Kerugian di Sektor Pertanian dan Peternakan
- Pertanian: 18 kebun baru yang belum masa panen rusak terendam banjir. Tanaman jangka pendek seperti ubi, pisang, singkong, kacang, buah-buahan, dan sayuran ikut terdampak. Tanaman jangka panjang seperti pohon pinang dan sagu juga dilaporkan rusak, meski jumlah pastinya masih dalam pendataan.
- Peternakan: Dua ekor babi dan lima ekor ayam hanyut terbawa arus.
- Peralatan kerja: Sejumlah alat pertanian warga seperti kampak, parang, linggis, dan sekop hilang terbawa banjir.
- Permukiman: Beberapa rumah warga di sepanjang bantaran Kali Benawa sempat terendam air.
Kondisi Terkini dan Harapan Warga
Faltho menuturkan, data kerusakan diperkirakan masih bertambah karena ada lokasi terdampak yang belum terjangkau. Cuaca di Distrik Benawa juga masih mendung, sehingga warga khawatir akan terjadi banjir susulan.
“Kami berharap seluruh masyarakat Yalimo berdoa bersama agar hujan deras tidak kembali turun, sehingga banjir susulan bisa dihindari,” ujarnya.
Ia juga meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Yalimo, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, serta dukungan semua pihak untuk membantu warga yang menjadi korban musibah ini.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi















