Kongres PSSI Papua Pegunungan Sahkan Statuta Baru dan Evaluasi Kinerja Setahun

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 18 Desember 2025 — PSSI Provinsi Papua Pegunungan menggelar Kongres Biasa Tahun 2025 di Aula Yuda Supermarket, Wamena. Acara ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi sepak bola di wilayah pegunungan Papua, sekaligus menandai satu tahun sejak pelaksanaan kongres perdana pasca terbentuknya PSSI Provinsi Papua Pegunungan.

Kongres ini dihadiri oleh delegasi dari delapan kabupaten, termasuk anggota PSSI kabupaten, klub-klub anggota aktif, serta calon anggota klub baru. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI Papua Pegunungan, Athenius Murib, S.H., M.H., kongres berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Salah satu agenda utama dalam kongres ini adalah pengesahan tiga klub baru sebagai anggota resmi PSSI Papua Pegunungan, yaitu Lapago FC Papua Pegunungan, Pamek FC, dan Ketengban FC. Ketiga klub tersebut telah menyatakan kesanggupan untuk memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan kesiapan operasional secara mandiri. Dalam forum kongres, para presiden klub menyampaikan komitmen mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi dan pembinaan pemain, meskipun berasal dari wilayah pegunungan tinggi yang memiliki tantangan tersendiri. Dengan bergabungnya ketiga klub ini, jumlah total klub yang terdaftar dan siap berlaga di Liga 4 Papua Pegunungan kini mencapai 12 klub.

Athenius Murib menegaskan pentingnya penyesuaian nomenklatur organisasi sesuai arahan PSSI Pusat. Ia menyampaikan bahwa istilah ASPROV (Asosiasi Provinsi) dan ASKAB (Asosiasi Kabupaten) secara resmi dihapus dan digantikan dengan struktur baru, yakni PSSI Pusat, PSSI Provinsi, dan PSSI Kabupaten/Kota. Perubahan ini, menurutnya, bukan sekadar administratif, melainkan langkah strategis untuk menyatukan visi dan misi pembinaan sepak bola dari pusat hingga ke daerah. Ia meminta seluruh kabupaten untuk segera menyesuaikan logo, dokumen, dan struktur organisasinya sesuai dengan ketentuan baru.

Kongres juga menjadi ajang evaluasi kinerja PSSI Papua Pegunungan selama satu tahun terakhir. Dalam sesi laporan, disampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk pelatihan wasit dan pelatih, pembinaan pemain usia dini, serta penyelenggaraan kompetisi lokal. Selain itu, kongres juga menetapkan pencabutan Statuta PSSI Papua Pegunungan tahun 2024 dan pengesahan Statuta baru tahun 2025 sebagai dasar hukum dan pedoman kerja organisasi ke depan.

Athenius Murib menekankan bahwa keberhasilan pengembangan sepak bola di Papua Pegunungan sangat bergantung pada sinergi antara organisasi PSSI di tingkat kabupaten dengan pemerintah daerah. Ia mendorong agar setiap kabupaten dapat mengupayakan pembangunan stadion dan fasilitas latihan yang layak melalui dukungan APBD, sebagaimana telah diizinkan oleh Presiden. Ia juga menegaskan bahwa dengan organisasi yang solid, sumber daya manusia yang berkualitas, sarana prasarana yang memadai, dan kompetisi yang berkelanjutan, maka sepak bola di Papua Pegunungan akan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, PSSI Papua Pegunungan optimis dapat mencetak lebih banyak talenta muda berbakat dan menjadikan sepak bola sebagai alat pemersatu serta kebanggaan masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter
Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar
DWP Papua Pegunungan Gelar Rangkaian Program Edukatif dan Sosial pada HUT ke-27, Dorong Lahirnya Perempuan Berkarakter dan Berdaya
Jelang Agenda Besar Olahraga Daerah, KONI Papua Pegunungan Siapkan Pelantikan Pengurus Kabupaten dan Bimtek Strategis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:47 WIT

Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:41 WIT

Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:29 WIT

BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terbaru