Masyarakat Apawer Kabupaten Sarmi: “Kami Indonesia, Tapi Kami Terlupakan”

- Penulis

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarmi, Papua — Masyarakat dari wilayah Apawer, Kabupaten Sarmi, menyuarakan harapan dan kekecewaan mereka terhadap lambatnya pembangunan dan pelayanan publik di daerah mereka, meski telah menjadi bagian dari Republik Indonesia selama lebih dari 80 tahun.

Dalam pernyataan terbuka, tokoh masyarakat Erick Bairi menegaskan bahwa warga Apawer telah menjalankan hak politik mereka dengan memilih presiden, gubernur, dan bupati. Namun, janji-janji pembangunan yang datang melalui program Otonomi Khusus (Otsus) belum benar-benar menyentuh kehidupan mereka.

“Kami hidup dalam keterisolasian. Hak anak-anak kami untuk sekolah sulit, kesehatan pun susah, dan pelayanan publik lainnya belum memadai,” ujar Erick.

Seruan kepada Pemerintah dan DPR

Erick Bairi secara khusus meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupatenn Sarmi dan DPR Papua dan Pemda Kabupaten Sarmi untuk turun langsung ke Apawer dan melihat kondisi masyarakat secara nyata.

“Mereka warga negara Indonesia yang diajarkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka punya hak yang sama untuk dibangun oleh negara ini,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan mengapa bantuan kemanusiaan bisa dikirim ke negara lain, sementara warga Apawer yang merupakan bagian sah dari Indonesia justru dilupakan.

Kekayaan Alam Diambil, Rakyat Tak Merasakan

Masyarakat Apawer juga menyoroti eksploitasi sumber daya hutan yang dilakukan untuk kepentingan negara, namun tidak memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga lokal.

“Kami sudah berkali-kali mengutus perwakilan untuk menyuarakan kondisi ini, tapi tidak didengar,” tambah Erick.

Harapan untuk Papua Cerdas dan Papua Sehat

Erick berharap janji kampanye Gubernur Papua tentang “Papua Cerdas” dan “Papua Sehat” tidak hanya menjadi slogan indah, tetapi benar-benar diwujudkan hingga ke pelosok seperti Apawer.

“Kalau masih ada wilayah gelap tanpa listrik dan pelayanan dasar, apakah layak disebut Indonesia Emas 2045? Bagi saya, itu Jakarta Emas, bukan Indonesia Emas,” tutupnya.

Seruan Keadilan Pembangunan

Dalam kondisi keuangan nasional yang menuntut efisiensi, Erick meminta pemerintah pusat dan daerah untuk tetap bijak dan adil dalam memperhatikan seluruh pelosok negeri.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Kesehatan Perempuan dan Deteksi Dini Kanker Serviks untuk Perkuat Pembangunan Keluarga
Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran
Pemkab Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga untuk Tingkatkan Kesadaran Perempuan Hadapi Kanker Serviks
Satresnarkoba Polres Jayawijaya Amankan 1 Kg Ganja dari Kios di Pasar Wouma
TP PKK Papua Pegunungan Gelar Ibadah Rutin dan Sosialisasi Pengenalan Dini Kanker Serviks di Gereja Panorama Baptis Pike
Pemkab Nduga Salurkan 1 Ton Beras untuk Pengungsi Asal Mebrok di Molabaga Jayawijaya
Pengungsi dari 7 Distrik Masyarakat Nduuga Terima Bantuan Beras Satu Ton di Kampung Sekom
Tangis Pecah di Nabire, 11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:19 WIT

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Kesehatan Perempuan dan Deteksi Dini Kanker Serviks untuk Perkuat Pembangunan Keluarga

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIT

Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran

Rabu, 9 September 2026 - 15:46 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga untuk Tingkatkan Kesadaran Perempuan Hadapi Kanker Serviks

Rabu, 9 September 2026 - 15:22 WIT

Satresnarkoba Polres Jayawijaya Amankan 1 Kg Ganja dari Kios di Pasar Wouma

Rabu, 9 September 2026 - 15:10 WIT

TP PKK Papua Pegunungan Gelar Ibadah Rutin dan Sosialisasi Pengenalan Dini Kanker Serviks di Gereja Panorama Baptis Pike

Berita Terbaru