Gubernur John Tabo: Seleksi CPNS Transparan, Tak Ada Intervensi

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 30 Juni 2025 — Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menegaskan bahwa proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah berjalan secara terbuka dan sesuai aturan nasional, termasuk afirmasi bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pernyataan ini disampaikan dalam apel pagi di halaman Kantor Gubernur, Senin (30/6), menyusul aksi unjuk rasa ratusan pencari kerja yang memprotes hasil seleksi pada pekan sebelumnya.

“Nilai peserta diumumkan secara terbuka. Kalau tidak mencapai ambang batas afirmasi 286, ya tidak lulus. Itu aturan nasional. Jadi, tidak ada alasan untuk demo,” ujar Gubernur Tabo.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan intervensi terhadap hasil seleksi, karena seluruh proses telah ditetapkan oleh pemerintah sebelumnya bersama instansi pusat seperti BKN dan Kementerian PAN-RB.

“Saya hanya melanjutkan proses yang sudah berjalan. Tidak ada satu pun nama yang saya ubah,” tegasnya.

Gubernur bahkan mencontohkan bahwa anak kandungnya sendiri, meski memperoleh nilai 290, tidak lolos karena tidak tercantum dalam pengumuman resmi. “Kalau saya mau campur tangan, tentu nama anak saya ada di situ. Tapi kenyataannya tidak,” katanya.

Gubernur Tabo juga menyayangkan cara penyampaian aspirasi yang dinilai tidak mencerminkan budaya masyarakat Pegunungan Papua.

“Kita ini orang gunung, punya budaya gotong royong dan saling menghargai. Bukan budaya teriak-teriak di jalan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi kepada para pencari kerja agar memahami proses seleksi dan pentingnya introspeksi diri.

“Kalau mau protes, tunjukkan dulu nilainya. Jangan asal ribut. Kita ini orang terdidik, mari tunjukkan etika,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan tambahan 800 formasi CPNS dari provinsi lain yang mengalami kelebihan pegawai.

“Kalau belum lulus sekarang, masih ada kesempatan berikutnya. Ini bukan akhir,” jelasnya.

Gubernur John Tabo menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya untuk membangun Papua Pegunungan secara profesional dan bersih.

“Saya baru dua bulan menjabat. Saya datang untuk kerja, bukan main politik. Kalau kita saling dukung, daerah ini bisa maju,” pungkasnya.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Buendi

Berita Terkait

Velix Wanggai Ketua Komite Eksekutif Papua: Kunjungan Mendadak ke Dekai,  Wakil Presiden Dorong Pembangunan Yahukimo Terpadu
Dari Sungai Menjadi Cahaya: Puncak Jaya Wujudkan Energi Mandiri
Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN
Bupati Aletinus Yigibalom dan Wabup Fredi Tabuni Resmi Letakkan Batu Pertama Pastori Kondena
Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses
Apel Pagi ASN Papua Pegunungan, Wasuok Siep Ingatkan Pentingnya Konsistensi Kehadiran
Tak Sekadar Lomba! Balap Motor Tempel Satukan Polisi dan Masyarakat di Pantai Nabire
Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Papua Mantapkan Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIT

Velix Wanggai Ketua Komite Eksekutif Papua: Kunjungan Mendadak ke Dekai,  Wakil Presiden Dorong Pembangunan Yahukimo Terpadu

Jumat, 24 April 2026 - 08:04 WIT

Dari Sungai Menjadi Cahaya: Puncak Jaya Wujudkan Energi Mandiri

Jumat, 24 April 2026 - 06:32 WIT

Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIT

Bupati Aletinus Yigibalom dan Wabup Fredi Tabuni Resmi Letakkan Batu Pertama Pastori Kondena

Kamis, 23 April 2026 - 15:29 WIT

Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses

Berita Terbaru