IM-GJRP Resmi Hadir di Wamena: Tiga Pilar Kristen Jadi Pondasi Kepemimpinan Mahasiswa

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 18 Mei 2025 – Sebuah babak baru terbuka bagi mahasiswa Kristen di Papua Pegunungan dengan terbentuknya cabang Ikatan Mahasiswa Gereja Jemaat Reformasi Papua (IM-GJRP) di Wamena. Momentum ini bukan hanya mencerminkan pertumbuhan organisasi, tetapi juga menandai semangat pembinaan generasi muda Kristen yang berintegritas, berkarunia, dan tekun.

Dalam khotbah pelantikan, Pendeta Peres Nekwek, M.Th., menegaskan pentingnya tiga nilai utama: integritas, karunia, dan ketekunan sebagai fondasi kepemimpinan mahasiswa Kristen. Ketiga nilai ini dianggap menjadi kunci dalam menavigasi tantangan zaman dan membangun organisasi yang tahan uji.

Cabang IM-GJRP Wamena merupakan ekspansi signifikan sejak berdirinya organisasi ini di Jayapura pada 1994. Kehadirannya di Wamena—ibukota Provinsi Papua Pegunungan—mewakili mahasiswa dari delapan klasis dan lima kabupaten yang berasal dari wilayah pelayanan Gereja GJRP. Organisasi ini digadang-gadang akan menjadi wadah strategis dalam membentuk pemimpin masa depan di berbagai sektor.

Turut hadir dalam acara pembentukan cabang ini Ketua GMKI Kabupaten Jayawijaya, Ketua KNPI Kabupaten Yalimo, serta Ketua dan Sekretaris IM-GJRP Jayapura. Kehadiran para tokoh masyarakat seperti Frans Yare, Perius Togotli, dan Nahum Mabel juga menegaskan kuatnya dukungan terhadap lahirnya kepemimpinan muda yang berakar pada nilai-nilai kekristenan.

Salah satu komitmen tegas yang digaungkan oleh IM-GJRP Wamena adalah penolakan terhadap peredaran minuman beralkohol dan narkotika di Papua Pegunungan. Langkah ini menjadi bentuk nyata integritas moral dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Tak hanya itu, dalam forum pembentukan ini juga muncul wacana penting untuk membentuk forum alumni IM-GJRP, sebuah inisiatif yang diharapkan akan memperkuat jejaring dan pembinaan lintas generasi di masa mendatang.

Dengan semangat kolaboratif dan arah yang jelas, IM-GJRP Wamena diharapkan menjadi katalisator perubahan positif bagi mahasiswa, gereja, dan masyarakat Papua Pegunungan secara luas.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru