DPR Papua Pegunungan Minta Pemerintah dan TNI/Polri Memberikan Keamanan Pada Warga Jayawijaya

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena- Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, mengimbau Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah Jayawijaya, serta TNI-Polri untuk bersinergi menjamin keamanan dan kenyamanan warga Jayawijaya yang masih dalam masa pemulihan pascabanjir bandang.

Fransina Daby, Anggota Komisi IV DPR Papua Pegunungan dari Fraksi Demokrat, menyampaikan keprihatinan atas kondisi masyarakat Jayawijaya yang belum sepenuhnya pulih dari dampak banjir bandang. Ia menilai masyarakat saat ini membutuhkan jaminan keamanan agar bisa kembali beraktivitas dengan tenang.

“Masyarakat masih trauma. Kebun rusak, sekolah belum berjalan seperti biasa, dan kini mereka dihantui rasa takut akibat situasi keamanan yang belum kondusif,” ujar Fransina pada Sabtu (14/6/2025).

Ia meminta aparat TNI dan Polri meningkatkan patroli di lokasi-lokasi umum serta mencegah terjadinya intimidasi terhadap warga sipil, baik orang asli Papua maupun non-Papua.

“Saya mendorong pemerintah provinsi dan daerah agar segera berkoordinasi dengan pihak keamanan demi menciptakan situasi yang aman dan nyaman. Ini penting agar anak-anak bisa kembali ke sekolah dan warga bisa kembali ke ladang tanpa rasa takut,” tambahnya.

Fransina juga mengingatkan masyarakat Jayawijaya untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya atau hoaks, apalagi di tengah situasi yang sensitif pascabencana

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

84 Siswa SD Inpres Kenyam Rayakan Syukuran Penamatan dengan Sukacita
Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:21 WIT

84 Siswa SD Inpres Kenyam Rayakan Syukuran Penamatan dengan Sukacita

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Berita Terbaru