Satgas Yonif 521/DY Satu Iman dan Jemaat Bersujud dalam Damai di Gereja Katolik Stasi Santo Paulus Tanah Walesi

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya – Di tengah hamparan alam Papua yang indah dan mempesona, suasana haru menyeruak dari Distrik Walesi, Kabupaten Jaya Wijaya. Pada Minggu (08/6/2025), lantunan doa dan kidung pujian yang menyatukan hati dalam sebuah ibadah yang tak biasa ibadah penuh kasih, antara jemaat dan prajurit Satgas Yonif 521/DY.

Kondisi Kehidupan di Distrik Walesi adalah Distrik berdampingan keyakinan adalah suatu kehidupan di mana warga kampung hidup rukun meskipun memiliki keyakinan agama yang berbeda-beda dan pentingnya toleransi antar umat beragama serta menciptakan lingkungan yang harmonis di tengah perbedaan.

Prajurit dari Satgas Yonif 521/DY, yang memilih jalan damai sebagai pendekatan dalam mendekap hati masyarakat. Di dalam rumah Tuhan menyatu dengan sederhana jemaat lokal. Tak ada pembeda antara mereka hanya satu tujuan bersujud syukur kepada Sang Pencipta.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P, Menjelaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ibadah ini sejajar dalam rumah ibadah adalah bagian dari strategi teritorial yang lebih mendalam guna membangun perdamaian batin sebagai wujud nyata persatuan.
tidak hanya ingin menjaga wilayah, tetapi juga hadir dalam kehidupan spiritual masyarakat dan Kami ingin mereka tahu kami saudara mereka, Kegiatan ibadah bersama ini juga sebagai simbol kemanunggalan sejati antara TNI dan rakyat.”.

Momen ini pun menyentuh Hati Warga Jemaat Gereja Katolik Stasi Santo Paulus Tanah Walesi, Bapak Pastor Kornelius Selaku Pemimpin Ibadah dengan mata Berkaca-Kaca menyampaikan Sambutan Hangat, “Selamat Datang di Kampung Walesi, Selamat Beribadah Kami Merasa dihormati dan disayangi, TNI datang bukan sebagai Penjaga semata, tetapi sebagai saudara Seiman, Ini luar biasa.”

Pembagian Alkitab, Buku dan Makanan ringan buat anak-anak di dalam rumah Tuhan ini menjadi bagian dari upaya untuk mempererat hubungan antar umat beragama dan memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk memahami ajaran agama Kristen. Namun, hal ini juga membutuhkan perhatian dan kerja sama yang baik antara gereja dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi semua pihak dengan pendekatan yang humanis di mana kepercayaan, penghormatan, dan kasih menjadi dasar hubungan antar Masyarakat.

Penulis : Kaleb

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:51 WIT

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Berita Terbaru