Fenomena Judi di Papua, Praktisi Hukum Desak Tindakan Tegas Aparat

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Setelah sebelumnya para tokoh agama di Tanah Papua mengungkapkan keresahan mereka terhadap maraknya praktik perjudian, baik secara online maupun offline seperti judi togel, kini kekhawatiran yang sama juga disampaikan oleh Ketua Peradi Sai Jayapura dan Praktisi Hukum Papua, Dr. Anthon Raharusun, SH., MH.

Ia menilai bahwa judi, baik online maupun konvensional, telah menjadi “budaya yang rusak” karena dibiarkan terus berkembang di tengah masyarakat. Padahal, menurutnya, perjudian jelas bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Ini seperti budaya yang tertanam dalam hati, mentalitas dan moralitas Masyarakat bahwa para penegah hukum dalam hal ini oknum-oknum penegak hukum ini sudah merasa nyaman dengan kejahatan-kejahatan seperti ini dan bahkan membekup kegiatan – kegiatan konpensional seperti judi online dan offline,”tegasnya.

Menurut Anthon, praktik perjudian bukan sekadar masalah sosial, tetapi sudah menjadi “penyakit bangsa” yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat hukum untuk memberantasnya secara serius.

“Kita sudah memiliki perangkat hukum yang luar biasa, tetapi perjudian tetap merajalela. Jika memang sulit diberantas, maka seharusnya tidak perlu ada undang-undang yang mengancam, lebih baik dihapus saja,” kritiknya tajam.

Seruan ini menjadi pengingat bagi aparat penegak hukum dan pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas dalam memberantas praktik perjudian di Tanah Papua, demi menjaga ketertiban sosial dan moralitas masyarakat.

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Tim Redaksi

Berita Terkait

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, RRI Wamena Ajak Generasi Muda Papua Pegunungan Menjadi Patriotik, Gigih dan Berempati
Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tugas Polri
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Papua Pegunungan dan Komunitas Ojek Jayawijaya Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Persatuan Masyarakat
Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIT

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, RRI Wamena Ajak Generasi Muda Papua Pegunungan Menjadi Patriotik, Gigih dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:08 WIT

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tugas Polri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:39 WIT

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Papua Pegunungan dan Komunitas Ojek Jayawijaya Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Persatuan Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Berita Terbaru