5 Menu Olahan Daging Kurban, Cocok Disantap Bareng Keluarga saat Idul Adha

- Penulis

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase menu olahan daging kurban. (Ist)

Foto kolase menu olahan daging kurban. (Ist)

JAYAPURA – Idul Adha merupakan momen spesial, di mana banyak keluarga berkumpul untuk makan daging kurban bersama-sama. Namun tak jarang, sebagian orang kebingungan mengolah daging tersebut.

Jangan khawatir, redaksi PotretPapua berbagi ide menu olahan daging kurban yang cocok menjadi hidangan saat bareng keluarga. Setidaknya ada lima menu yang bisa menjadi inspirasi Kamu dalam mengolah daging kurban.

  1. Gulai Kambing
Ilustrasi olahan gulai kambing. (Ist)

 

Merayakan Idul Adha, rasanya tidak lengkap tanpa menu olahan gulai kambing yang tersaji di ruang makan. Menu yang satu ini memang menjadi menu favorit bagi banyak orang Indonesia.

Cita rasa yang spicy dan aroma santan yang gurih memang merupakan kualitas yang selalu dicari. Mengolah gulai kambing sebenarnya membutuhkan keterampilan memasak yang lumayan.

Pasalnya, hidangan satu ini bisa saja gagal apabila memproses daging kambingnya kurang tepat. Oleh karena itu, Kamu harus memerhatikan cara mengolah daging kambing agar terasa empuk dan bebas dari bau.

Gulai kambing adalah hidangan berkuah santan yang terasa gurih saat menyentuh lidah. Masakan Idul Adha yang satu ini memang pilihan yang tepat untuk kamu santap bareng keluarga.

  1. Tengkleng
Ilustrasi olahan tengkleng (Ist)

Menu kedua adalah Tengkleng, yang memang tidak jauh berbeda dengan gulai. Terlebih lagi, model sajiannya pun sekilas tampak sama. Namun, ada satu hal yang membedakan tengkleng dan gulai.

Kuah tengkleng ternyata lebih encer daripada gulai sehingga terasa lebih ringan di perut. Lebih daripada itu, komposisi daging yang ada dalam masakan khas Idul Adha ini juga berbeda dari gulai.

Saat gulai menggunakan lebih banyak daging, tengkleng biasanya menggunakan jeroan dan tulang sumsum. Masakan asli Solo ini bisa kamu jadikan pilihan lain saat hendak merayakan Idul Adha bersama keluarga.

Menu tengkleng mungkin merupakan ide yang bagus untuk menghabiskan stok jeroan dan tulang dalam lemari es

  1. Rendang
Ilustrasi olahan rendang. (Ist)

Ketiga adalah rendang, yang bisa menggunakan daging sapi maupun daging kambing. Keduanya sama-sama lezat dan tentu saja nikmat untuk acara santap bersama saat hari raya Idul Adha.

Sejatinya, hidangan yang satu ini berasal dari Sumatera Barat, meskipun termasuk hidangan khas Indonesia. Hebatnya, rendang sudah meraih popularitas hingga ke mancanegara.

Kamu bisa membuat hidangan ini di rumah dengan berbagai macam bahan, seperti santan dan rempah-rempah khas Indonesia. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan proses pengolahan dagingnya.

Terlebih lagi, hidangan rendang yang alot mungkin tidak akan disukai oleh sanak saudara. Rendang terdiri dari dua varian yaitu rendang basah dan rendang kering.

Pasti, menu olahan daging kurban in satu ini wajib ada di meja makan pada momen Idul Adha. Apalagi stok daging melimpah yang memang sangat cocok menjadi santapan andalan bareng keluarga.

  1. Sate
Ilustrasi olahan sate. (Ist)

Hampir sama dengan rendang, menu keempat adalah sate dan telah mendunia. Olahan daging yang satu ini juga sering kali ditemui sebagai makanan khas saat Idul Adha.

Memasak sate terbilang sangat mudah. Kamu bisa melakukannya bersama keluarga sebagai aktivitas menarik untuk mengisi hari libur Idul Adha.

Cukup siapkan potongan daging, tusuk sate, dan arang pembakaran, kamu sudah bisa membuat acara barbeku khas Indonesia. Sate juga harus diolah bersama bumbu rendaman.

Ini bertujuan agar Kamu bisa mendapatkan cita rasa Indonesia dalam setiap tusuk satenya. Setelah sate matang, Kamu juga bisa menyajikannya dengan bumbu kecap maupun saus kacang.

Sate tidak cuma jadi hidangan yang tepat untuk bercengkrama bareng keluarga. Namun, membakar sate juga dapat memberikan pengalaman Idul Adha yang tak terlupakan bagi sanak saudara.

  1. Sop Daging
Ilustrasi olahan sop daging. (Ist)

Terakhir adalah sop daging. Olahan daging ini bisa jadi pilihan alternatif yang ringan, sehat, sekaligus mengenyangkan. Kamu masih mendapatkan asupan sayuran yang mumpuni dari hidangan lezat ini.

Sop daging merupakan menu Idul Adha yang sering kamu jumpai di kampung halaman. Olahan ini bisa jadi opsi terbaik untuk menghabiskan stok daging sapi maupun kambing yang banyak tulangnya.

Identik dengan kuah yang bening, hidangan ini terasa lebih ringan daripada pilihan menu Idul Adha lainnya. Kendati begitu, Kamu pasti selalu ingin menambah porsinya saat makan siang bersama keluarga.

Itulah menu olahan daging kurban yang dapat menjadi inspirasi Kamu pada momen Idul Adha. Kamu dapat memilih menu andalah untuk menjadi santapan utama bareng keluarga. Semoga bermanfaat. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

Ny. Premina K. Wenda: Seminar Jadi Penguatan Peran Dharma Wanita di Lanny Jaya
Sisilia W. Siep Ajak DWP Se-Papua Pegunungan Hadirkan Program Berdampak Nyata
STT Arastamar Wamena Gelar Sidang Skripsi dan Tesis, 45 Mahasiswa Siap Wisuda
Pemprov Papua Pegunungan Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pengembangan 2.000 Hektare Sawah Rakyat di Jayawijaya
Bappelitbangda Kabupaten Nduga Koordinir Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026
Ikuti Sidak Pasar Gabungan, PKK Nduga: Pedagang Wajib Jual Produk Bergizi, Bukan Ancaman Kesehatan Anak
Wabup Mus Kogoya: ASN Harus Jadi Teladan Persatuan dan Kesatuan
Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:44 WIT

Ny. Premina K. Wenda: Seminar Jadi Penguatan Peran Dharma Wanita di Lanny Jaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:27 WIT

Sisilia W. Siep Ajak DWP Se-Papua Pegunungan Hadirkan Program Berdampak Nyata

Senin, 22 Juni 2026 - 15:57 WIT

STT Arastamar Wamena Gelar Sidang Skripsi dan Tesis, 45 Mahasiswa Siap Wisuda

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pengembangan 2.000 Hektare Sawah Rakyat di Jayawijaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:32 WIT

Bappelitbangda Kabupaten Nduga Koordinir Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026

Berita Terbaru