PAI Tolikara Angkat Keindahan Anggrek, Pesan Pelestarian Menggema di Festival Etnik Religi 2026

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARUBAGA, TOLIKARA, Papua Pegunungan — Kekayaan flora Kabupaten Tolikara turut mendapat ruang dalam Festival Etnik Religi Tolikara 2026. Melalui pameran Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Tolikara, masyarakat diperkenalkan pada keindahan dan potensi anggrek sebagai bagian dari kekayaan alam yang dimiliki daerah.

Pameran PAI yang berlangsung di Karubaga, Rabu, 12 Agustus 2026, menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rangkaian festival. Kehadiran anggrek dalam pameran tidak hanya memperlihatkan keindahan tanaman khas Papua, tetapi juga mengangkat pesan tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati dan potensi flora daerah.

Ketua Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. F. Wandik, mengatakan potensi anggrek merupakan salah satu kekayaan alam yang perlu diperkenalkan sekaligus dijaga keberlangsungannya.

Menurutnya, keberadaan anggrek memiliki nilai penting karena menjadi bagian dari kekayaan flora yang dapat memperkuat identitas dan daya tarik Kabupaten Tolikara.

“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Tolikara memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk anggrek. Ini merupakan potensi yang harus kita jaga, lestarikan, dan terus kita perkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Ny. Elisabet Y. F. Wandik.

Ia menilai festival menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan anggrek kepada masyarakat karena kegiatan tersebut menghadirkan pengunjung dari berbagai wilayah.

Melalui pameran, masyarakat tidak hanya dapat melihat keindahan anggrek, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan kekayaan alam yang ada di sekitar mereka.

Anggrek Jadi Potensi Wisata

Menurut Elisabet, potensi anggrek tidak semata-mata memiliki nilai keindahan, tetapi dapat dikembangkan sebagai bagian dari potensi pariwisata Tolikara.

Keberadaan berbagai jenis flora, termasuk anggrek, dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Papua Pegunungan.

Karena itu, pengembangan potensi anggrek perlu dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian alam. Pemanfaatan harus dilakukan secara bijaksana agar keberadaan tanaman tersebut tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Kalau kita menjaga alam dan kekayaan flora yang kita miliki, ini juga bisa menjadi bagian dari daya tarik wisata. Karena itu, masyarakat harus bersama-sama menjaga dan melestarikannya,” katanya.

Edukasi dan Pelestarian

Kehadiran PAI dalam Festival Etnik Religi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga tanaman dan lingkungan hidup.

Pengenalan anggrek sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan alam daerah. Dengan demikian, pelestarian tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi atau pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat.

PAI Kabupaten Tolikara juga diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk memperkenalkan anggrek, mendorong kegiatan pelestarian, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi flora yang ada di daerah.

Dari Tolikara untuk Dikenal Lebih Luas

Pameran PAI dalam Festival Etnik Religi Tolikara 2026 menjadi salah satu cara untuk mengangkat potensi alam daerah ke ruang publik yang lebih luas.

Bagi Ny. Elisabet Y. F. Wandik, memperkenalkan anggrek berarti memperkenalkan salah satu bagian dari kekayaan alam Tolikara.

Melalui kegiatan seperti festival dan pameran, potensi tersebut diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat Papua Pegunungan, Indonesia, hingga mancanegara.

Dari Karubaga, Tolikara, keindahan anggrek menjadi bagian dari cerita tentang kekayaan alam Papua Pegunungan—potensi yang tidak hanya perlu dibanggakan, tetapi juga dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemda Tolikara

Berita Terkait

Festival Tolikara 2026: Dekranasda Angkat Potensi Kerajinan ke Panggung Publik
Semarak HUT RI: Ganda Putri RSUD Mulia Unggul di Lapangan GOR Puncak Jaya
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya Pastikan Kesiapan Total Sambut Hari Kemerdekaan
Final Meriah, Fadhil–Milan Juara Turnamen Badminton HUT RI ke-81 di Puncak Jaya
Produk Kreatif Tolikara Tampil di Pameran UMKM Festival Religi
Pemprov Papua Pegunungan Ringankan Beban Warga Lewat Pemutihan Pajak Kendaraan
TP-PKK Papua Tengah Latih Warga Puncak Jaya Olah Ubi Jadi Keripik Produktif
Festival Etnik Religi Tolikara: Perpaduan Iman dan Budaya untuk Tanah Damai

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:37 WIT

Festival Tolikara 2026: Dekranasda Angkat Potensi Kerajinan ke Panggung Publik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:12 WIT

PAI Tolikara Angkat Keindahan Anggrek, Pesan Pelestarian Menggema di Festival Etnik Religi 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIT

Semarak HUT RI: Ganda Putri RSUD Mulia Unggul di Lapangan GOR Puncak Jaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:30 WIT

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya Pastikan Kesiapan Total Sambut Hari Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:11 WIT

Final Meriah, Fadhil–Milan Juara Turnamen Badminton HUT RI ke-81 di Puncak Jaya

Berita Terbaru

holiganbet   casibom   casibom